Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Merujuk Hasil Survei, Pengamat: BKH Lebih Berpeluang Jadi Gubernur NTT
HEADLINE

Merujuk Hasil Survei, Pengamat: BKH Lebih Berpeluang Jadi Gubernur NTT

By Redaksi4 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Lasarus Jehamat, pengamat sosial dan politik dari Universitas Nusa Cendana Kupang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kota Kupang, Vox NTT-Lembaga Survei Populi Center telah mengumumkan hasil survei beberapa bakal calon Gubernur NTT kepada publik.

Dari beberapa nama yang disurvei terdapat lima bakal calon yang masuk peringkat lima besar dari sisi elektabilitas.

Mereka adalah Esthon Foenay (20,3%), Benny K Harman (12,4%), Ibrahim Meda (11,9%), Chris Rotok (9,9%) dan Ray Fernandes (8,5%). 

Terdapat beberapa calon lain yang juga menyusul seperti Marianus Sae (4,5%), Lusia Leburaya (3,0%), Ayub Titu Eki (3,0%) dan Melki Laka Lena (2,1%).

BACA: Ini Tiga Nama Teratas Menurut Hasil Survei Pilgub NTT 2018

Sementara dari sisi popularitas Esthon Foenay, mantan wakil Gubernur NTT menempati posisi teratas sebesar 64, 1 persen, disusul Benny K Harman 51,6 persen, Ibrahim Medah 47,9 persen, Lusia Leburaya 41,0 persen, dan Chris Rotok 40,1 persen.

Apa Kata Pengamat?

Menanggapi hasil survei ini, pengamat politik dari Universitas Nusa Cendana, Lasarus Jehamat, berpendapat hasil survei tidak semerta menjadi gambaran mutlak untuk menunjukan elektabilitas besok saat pemilihan.

“Masih banyak variabel lain nanti saat kontestasi berjalan seperti etnis, agama dan efek nasional” ujar peneliti senior pada Sophia Institute ini.

“Saya masih percaya kalau masyarakat NTT masih banyak yang tergolong pemilih tradisional” tambahnya saat dikonfirmasi lewat pesan WhatsApss, Senin (04/09/2017).

Menurut dia, terdapat tiga nama yang berpeluang masuk dalam bursa calon gubernur NTT yakni Esthon Foenay, Benny K. Harman dan Ibrahim Medah.

Selain karena elektabilitas dan popularitas,  peta koalisi partai yang sedang berkembang saat ini, kata dia, mengarah pada tiga nama ini.

Namun jika merujuk pada tipikal pemilih NTT yang masih tradisional, Jehamat menilai Benny K Harman lebih berpeluang ketimbang dua calon lainnya.

Selain alasan etnis dan agama, dirinya juga melihat variabel efek nasional dalam pilgub NTT.

“Sulit untuk menolak kalau BKH lebih dikenal selain karena statusnya warga NTT tetapi juga sebagai politisi yang kiprahnya di level nasional. Orang NTT lebih kenal dia di semua titik NTT ketimbang Esthon, Medah atau Jacky Uly” kata Jehamat.

Esthon, Medah dan Jacky, lanjutnya, hanya dikenal di Timor dan sekitarnya. Sementara BKH lebih dikenal di daerah Flores sebagai pemilih terbanyak dan sebagian daratan Timor. (VoN).

 

Kota Kupang
Previous ArticleIni Tiga Nama Teratas Menurut Hasil Survei Pilgub NTT 2018
Next Article Mengapa Pasir Kami Ditutup Tanpa Ada Sosialisasi?

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.