Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kualitas Proyek Bencana Alam Senilai 14 M di Welak Mabar, Dipersoalkan
Regional NTT

Kualitas Proyek Bencana Alam Senilai 14 M di Welak Mabar, Dipersoalkan

By Redaksi6 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jalan Semang-Ndiuk yang ditambal mengunakan campuran semen
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo,Vox NTT-Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) mempersoalkan kualitas proyek jalan Semang-Datak-Ndiuk di Kecamatan Welak senilai Rp 14 Miliar.

Proyek jalan berupa Hotmix, Rabat Beton dan Agregat yang dikerjakan oleh PT. Anugrah Nuansa Kasih tahun 2016 lalu itu sudah mulai retak dan rusak.

Anggota DPRD Kabupaten Mabar, Petrus Ino Tanla, pada Rabu (6/9/2017) menyampaikan bahwa sejumlah titik di ruas jalan itu sudah mulai rusak, padahal anggaran untuk proyek itu mencapai belasan miliar rupiah.

Dia meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk segera memberitahukan kepada kontraktor untuk segera memperbaiki ruas yang rusak.

“Kita minta Pemkab Mabar untuk sampikan ke kontraktor untuk segera perbaik titik-titik yang rusak,” katanya

Anggota DPRD lainnya,Yosep Surhardi menyampaikan keluhan yang sama terkait mutu pengerjaam proyek senilai Rp 14 miliar itu.

“Belum satu tahun usia jalan sudah rusak. Ini sangat prihatin,” katanya.

Anggota Fraksi Partai Gerindra itu mengaku kecewa karena sejumlah ruas yang rusak ditambal menggunakan campuran semen oleh kontraktor, padahal item pekerjaan yang ditambal tersebut adalah hotmix.

“Proyek itu mengunakan anggaran dana bencana alam kurang lebih anggaran Rp 14 miliar lebih,” kata Suhardi.

Semantara itu, Direktur PT.Nuansa Anugrah Kasih, Wemi Sianto mengaku pihaknya sudah turun ke lokasi untuk perbaik sejumlah ruas yang rusak.

Tahap perbaikan dilakukan dengan dua tahap. Pertama dengan memperbaik mengunakan campuran semen. Kedua, setelah campuran semen, kemudian ditutup dengan hotmix.

“Ruas yang ditambal mengunakan campuran semen itu,nantinya akan ditutup dengan hotmix,” kata Wemi.(Gerasimos Satria/VoN).

https://www.youtube.com/watch?v=lc-V-wp5K6Y

Manggarai Barat
Previous ArticlePerihal Janji Politik dan Kebohongan
Next Article Angka HIV-AIDS di Belu Terus Meningkat, Ini Penyebabnya

Related Posts

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.