Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Kadis Capil Matim Didesak Kabidnya Stop Rakus
NTT NEWS

Kadis Capil Matim Didesak Kabidnya Stop Rakus

By Redaksi8 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Titus Joma, Kabid Pencatatan Sipil Disdukcapil (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Titus Joma, salah satu kepala bidang di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Manggarai Timur (Matim) mendesak kepala dinasnya, Paulus Tamur agar stop rakus dana perjalanan dinas.

Demikian dituliskan Titus Joma dalam surat pengaduannya yang diterima VoxNtt.com, Jumat (8/9/2017).

“Paling penting untuk bos, stop rakus,” tulis Titus.

Dia menyebut jatah perjalanan dinas di Disdukcapil Matim hampir diambil alih oleh Kadis Paulus Tamur.

Titus membeberkan, semua perjalanan dinas luar daerah selama 15 hari (100 %) dicaplok abis oleh Kadis Paulus Tamur.

Lalu, dia juga melakukan perjalanan dinas dalam daerah 37 hari dari 84 hari (48 %).

Sedangkan yang lainnya, diambil oleh sekretaris Disdukcapil Rober Bonefantura selama 37 hari dari 84 hari (48 %).

Lalu, perjalanan dinas dari Kabid PIAK Rofinus belum disebutkan Titus.  Dia sendiri melakukan perjalanan dinas 6 hari dari 84 hari berarti 7 %, Kabid Dafduk Stef Salut, 2 hari dari 84 hari berarti 2 %.

Perjalanan dinas itu sejak Januari sampai 19 Juni 2017.

“Jika ingin dinas Dukcapil tetap eksis ke depan, bos perlu menduduki kursi yang sudah disediakan agar menandatangani dokumen pada dinas yang dibutuhkan masyarakat Matim,” tulis Titus

Sementara itu, Kadis Dukcapil Paulus Tamur saat dikonfirmasi VoxNtt.com di kantor DPRD Matim, Jumat (9/9/2017) membantah tudingan telah rakus dalam mengambil perjalanan dinas seperti yang dituding salah satu Kabidnya Titus Joma itu.

“Itu semua tidak benar. Karena semuanya tidak berdasar. Saya siap menghadap kalau dipanggil atasan,” tegas Tamur.

Untuk diketahui, surat pengaduan Titus Joma ditujukan kepada Bupati Matim, Sekda Matim, Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD serta seluruh anggota DPRD, dan insan pers. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleHasil Pertanian di Kecamatan Ndoso Menurun Drastis
Next Article Puskesmas Teluk Sulit Diakses, Ada Warga Koja Gete Lahir di Atas Perahu

Related Posts

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.