Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»TMMD ke-100, Kodim Ende Siap Buka Jalan Baru Pemo-Tenda
NTT NEWS

TMMD ke-100, Kodim Ende Siap Buka Jalan Baru Pemo-Tenda

By Redaksi8 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dandim Ende, Letkov Kav Suteja, S.H.,M.Si sedang menjelaskan tentang rencana kegiatan TDMM di Ende (Foto: Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Dalam rangka menyukseskan TNI Menunggal Membangun Desa (TMMD) ke-100, Kodim 1602 Ende akan aksi sosial membuka jalan baru di wilayah Kabupaten Ende.

Sasaran membuka jalan baru sepanjang 8 kilometer dan lebar 6 meter ini dimulai dari Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu menuju Desa Tenda Kecamatan Wolojita.

Dandim Ende, Letkov Kav Suteja, S.H.,M.Si dalam jumpa pers di Aula Kodim mengatakan pembukaan jalan baru antar dua desa tersebut akan melibatkan masyarakat setempat.

Beliau juga berharap agar awak media turut serta mendukung pada aksi nyata sosial tersebut.

“Jadi, saya berharap kita semua bersama-sama membangun jalan baru itu. Nanti sasarannya adalah masyarakat Pemo dan Tenda,”katanya, Jumat (8/9/2017) pagi.

Dandim Suteja menjelaskan kegiatan TMMD bertujuan untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan bersifat fisik maupun non fisik.

Selain itu, untuk memantapkan kemanunggalan TNI-rakyat dalam rangka menyiapkan juang, alat juang serta kondisi yang tangguh.

Alasan Dandim memilih lokasi tersebut karena merupakan daerah terpencil dan terisolir serta minimnya akses untuk masuk ke daerah tersebut.

“Ada satu poin lagi bahwa daerah tersebut termasuk dalam kawasan pariwisata Danau Kelimutu. Jadi, kita mendorong agar wisatawan bisa tracking di wilayah itu,”jelas Dandim Suteja.

Selain lakukan gerakan sosial, para wartawan juga diberi kesempatan untuk mengikuti lomba jurnalistik yang diselenggarakan oleh Dispenad.

Karya tulis yang diperlombakan, jelas Dandim, masih berkaitan dengan kegiatan TMMD. Wartawan diharap berpartisipasi dan ikut serta dalam kegiatan tersebut. (Ian Bala/AA/VoN)

Ende
Previous ArticlePPK Jalan Wilayah Labuan Bajo Tunggu Perencanaan Perbaikan Ruas dari Hotel Ayana
Next Article Universitas Flores Luluskan 1.141 Sarjana

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.