Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Air Bersih dan Listrik, Masalah Utama di Desa Papagarang
NTT NEWS

Air Bersih dan Listrik, Masalah Utama di Desa Papagarang

By Redaksi19 September 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Desa Papagarang, Basir. (Foto: Satria)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT–  Keteraesediaan air bersih dan listrik masih menjadi permasalahan utama yang dihadapi masyarakat pulau di Labuan Bajo, lebih khususnya masyarakat Desa Papagarang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Kepala Desa (Kades) Papagarang , Basir mengatakan itu di Labuan Bajo kepada VoxNtt.com, Selasa (19/9/2017).

Menurut Basir, saat ini ratusan kepala keluarga di desanya masih membeli air bersih yang dijual di Labuan Bajo dengan harga cukup mahal.

Sementara, Listrik masih segelintir orang yang menikmatinya khususnya mereka yang mampu membeli Generator Set (Genset). Sedangkan yang lainnya mengunakan lampu pelita.

“Begitu memang resiko tinggal di pulau, jauh dari Listrik dan air bersih,’’ tutur Basir.

Pemerintah Pusat melalui kementerian Kementerian Energi dan Sumber Daya mineral (ESDM) Republik Indonesia, beberapa tahun lalu pernah berencana membantu untuk membantu listrik di Desa Papagarang.

Namun, tidak jadi karena susahnya mendapatkan ijin dari kementerian Lingkungan hidup dan Kehutanan. Sebabnya, Papagarang masuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo (TNK),” jelasnya.

Persoalan listrik dan air bersih sudah seringkali disampaikan ke Pemerintah. Namun, belum juga terpenuhi.

“Mungkin butuh kesabaran untuk memenuhi itu semua,’’ katanya. (Gerasimos Satria?VoN)

Manggarai Barat
Previous ArticleKetum Demokrat Tunjuk BKH Jadi Ketua Tim Investigasi Pertemuan Kabin dan Gubernur Papua
Next Article Polres Mabar Masih Dalami Laporan Pengancaman Dokter Pina

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.