Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»STKIP Ruteng Gelar Lokakarya Pengayaan Wacana  Agama dan Keberagaman
Regional NTT

STKIP Ruteng Gelar Lokakarya Pengayaan Wacana  Agama dan Keberagaman

By Redaksi20 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana lokakarya di STKIP Ruteng
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT-Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Santu Paulus Ruteng, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, menyelenggarakan lokakarya pengayaan  wacana agama dan keberagaman (19/09/2017).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Missio Kampus tersebut  adalah program Indonesia Consortium For Religious Studiens (ICRS) yang bekerjasama dengan British Council, Kementerian Agama dan difasilitasi oleh STKIP Santo Paulus Ruteng.

ICRS adalah konsorium tiga universitas yaitu, Universitas Gadjah Mada, Universitas Sunan Kalijaga, dan Universitas Kristen Duta Wacana.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Sekolah STKIP Santu Paulus Ruteng Dr. Yohanes Sevatius Boy Lon, MA. Sementara peserta yang hadir terdiri dari penyuluh agama di lingkungan Kementerian Agama, guru agama,  perwakilan dari lembaga pemerintah, lembaga keagamaan, akademisi, utusan mahasiswa, wartawan, organisasi massa dan lembaga swadaya masyarakat lainnya.

Lokakarya di bawah tema “Rukun, Ragam, sepadan” ini telah dilaksanakan di enam kota, yakni Ambon, Bandung, Manado, Medan, Pontianak dan Ruteng. Sementara Ruteng adalah wilayah keempat pelaksanaan lokakarya tersebut.

Adapun pemateri dalam kegiatan tersebut adalah Ketua STKIP Santu Paulus Ruteng, Dr. Yohanes Servatius Boy Lon, MA; Dosen dan peneliti ICRS, Dr. Leonard C. EPafras, dan Direktur ICRS,  Dr. Siti Syamsiyatun.

Pada sesi tearkhir dari lokarya sehari tersebut, diadakan kegiatan diskusi. Seluruh perserta, dibagikan dalam beberapa kelompok untuk membahas berbagai tema yang disediakan panitia.

Kontributor: Feliks Hatam

Editor: Andre Augusto

Manggarai
Previous ArticlePolres Mabar Bekuk Pelaku Curanmor
Next Article Empat Tim Siap Bertarung di Semifinal Nataia Cup IV 2017 

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.