Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Warga Inginkan Gubernur NTT yang Peduli Pembangunan Infrastruktur
HEADLINE

Warga Inginkan Gubernur NTT yang Peduli Pembangunan Infrastruktur

By Redaksi23 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi salah satu titik di jalan Provinsi NTT di Matim (Foto: Dok. Ardy Abba)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Tinggal setahun lagi, Provinsi NTT akan menyelenggarakan pemilihan Gubernur baru, yakni di 2018 mendatang.

Menjelang pesta demokrasi itu, sejumlah warga di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) mendambakan pemimpin baru yang peduli dengan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat.

Salah satunya yakni pembangunan infrastruktur.

Marten Banja, warga desa Golo Lembur kecamatan Lamba Leda-Matim, mendambakan Gubernur baru yang peduli dengan pembangunan infrastruktur. Itu terutama pembangunan jalan raya yang memadai.

Bagi Marten, jalan raya salah satu aspek penting dan vital untuk mempercepat pembangunan. Hal itu karena, infrastruktur memegang peranan penting sebagai salah satu roda penggerak pertumbuhan ekonomi.

“Saya inginkan Gubernur NTT yang konsen dengan pembangunan jalan raya. Kalau itu ada, saya sangat dukung,” katanya kepada VoxNtt.com, Sabtu (23/9/2017).

Tak hanya Marten yang menginginkan pembangunan infrastruktur yang memadai. Warga asal Poco Ranaka Timur, Berto Arsam juga mendambakan Gubernur NTT yang konsen dalam pembangunan jalan raya.

“Saya inginkan Gubernur NTT yang menata ekonomi masyarakatnya dan mulai konsen dari sisi infrastrukturnya,” katanya Sabtu pagi.

Menurut Berto, saat ini NTT sedang dirongrong oleh infrastruktur yang tidak memadai. Tidak heran jika warga selalu mengeluh kesulitan untuk meningkatkan derajat ekonomi mereka lantaran sulitnya akses menuju pusat pasar.

Di tempat terpisah, warga kecamatan Elar Selatan Iren Bantrang juga menilai saat ini salah satu faktor merosotnya ekonomi masyarakat lantaran tidak didukung oleh infrastruktur yang memadai.

Menurut dia, jalan proivinsi di Matim masih sangat rusak parah. Hal ini tentu saja menyebabkan terjadinya inflasi.

“Harga barang kebutuhan pokok semakin mahal, karena sulitnya akses transportasi. Sementara harga komoditi warga dibeli dengan harga murah oleh para tengkulak. Mereka beralasan karena sulitnya akses transportasi,” ujar Iren. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleBunda PAUD Kabupaten Belu Dikukuhkan
Next Article Desa Renrua Belu Dicanangkan Jadi Kampung KB

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.