Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga Wangka Riung Minta Pemerintah Perbaiki Jalan
Regional NTT

Warga Wangka Riung Minta Pemerintah Perbaiki Jalan

By Redaksi28 September 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu titik yang rusak pada ruas jalan Poma-Wangka-Riung
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Warga Wangka Kecamatan Riung Kabupaten Ngada meminta pemerintah segera memperbaiki jalan Poma-Wangka-Riung.

Pasalnya, sudah belasan tahun ruas jalan tersebut rusak parah dan hingga kini tidak diperhatikan oleh pemerintah.

Salah satu warga Wangka Ferdin Mbela yang ditemui VoxNtt.com, Minggu, 17 September 2017 lalu mengatakan, kondisi jalan Poma-Wangka-Riung kian parah jika musim penghujan tiba.

Menurut Ferdin warga lelah menunggu uluran tangan dan perhatian pemerintah untuk memperbaiki ruas jalan tersebut.

Padahal ruas Poma-Wangka-Riung merupakan salah satu jalan strategis untuk meningkatkan Pendapatan asli Daerah (PAD), terutama disektor pariwisata.

“Padahal jalur ini lebih dekat menuju Riung. Selama ini orang kunjung ke tempat pariwisata di Riung tidak lewat sini. Biar jauh mereka lewat Mbay saja, karena jalan bagus,”‎ aku Ferdin.

Warga wangka lainnya, Eman Zira meminta uluran tangan dan kesadaran pemerintah provinsi NTT maupun pusat‎ untuk melihat kondisi ruas jalan tersebut.

Pantauan VoxNtt.com, Minggu pekan lalu itu kondisi jalan‎ dari Poma sampai Riung bagai kubangan kerbau.

Aspal yang dikerjakan pada belasan tahun yang lalu, kebanyakan sudah terkupas dan kini tinggal batu-batu. (Arkadius Togo/AA/VoN)

Ngada
Previous ArticleDi Ende, RSM Kunjungi Dua Tempat
Next Article Inspektorat TTS Akui Temuan 20 Miliar Dana yang Diselewengkan

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.