Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Siksa Siswa Jilat Kloset, Guru Honorer di SMPN 4 Poco Ranaka Dipecat
HEADLINE

Siksa Siswa Jilat Kloset, Guru Honorer di SMPN 4 Poco Ranaka Dipecat

By Redaksi29 September 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kadis PK Matim, Frederika Soch (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Yosefina Narti, guru honor yang di SMPN 4 Poco Ranaka Watu Lanur dipecat oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Manggarai Timur (Matim), Frederika Soch.

Yosefina yang adalah guru honor penerima Bos Daerah (Bosda) dipecat Kadis Frederika lantaran menyiksa delapan siswanya menjilat kloset.

“Saya ada dapat laporan dari orang tua murid terkait tindakan guru di SMPN 4 Poco Ranaka. Setelah terima pengaduan, saya langsung pecat dia dari guru Bosda di sekolah itu. Saya sudah keluarkan surat agar dia diberhentikan dari sekolah,” jelas Kadis Frederika kepada VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp, Jumat (29/09/2017).

“Memang tidak ada cara lain untuk mendidik anak daripada harus menjilat kloset. Itu bagian dari kekerasan terhadap anak. Oleh karena itu, ia resmi berhenti sebagai guru di SMPN 4 Poco Ranaka,” katanya lagi dengan kesal.

Sebelumnya berdasarkan informasi yang dihimpun VoxNtt.com, Yosefina menyiksa delapan siswanya menjilag kloset WC pada Jumat, 15 September lalu.

Para siswanya disiksa lantaran menggunakan bahasa daerah Manggarai di kompleks SMPN 4 Poco Ranaka sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticlePersoalan Sampah di Labuan Bajo Jadi Perhatian Kementrian Kelautan
Next Article Infrastruktur di Kota Labuan Bajo Terus Dibenahi

Related Posts

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Jalan Terbelah akibat Tanah Bergerak di Rana Poja Manggarai Timur, Warga Minta Pemerintah Atasi

2 Maret 2026

Viral Warga Meninggal saat Rujukan, Dinas PUPR Matim Akui Akses Jalan Rusak ke Puskesmas Belum Tertangani

27 Februari 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.