Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»TNI Himbau Waspadai Bahaya Laten Komunis
Regional NTT

TNI Himbau Waspadai Bahaya Laten Komunis

By Redaksi2 Oktober 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Upacara pada peringatan hari Kesaktian Pancasila yang diselenggarakan di lapangan apel Makoramil 1625-01/Surisina Jalan W.J Lalamentik, Kelurahan Bobou Kecamatan Bajawa, Minggu (1/10/2017).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- TNI dari Kodim 1625/Ngada menghimbau masyarakat agar mewaspadai bahaya laten komunis.

Himbauan tersebut disampaikan Komandan Kodim 1625/Ngada Letnan Kolonel Czi Arman Hidayah saat bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan hari Kesaktian Pancasila yang diselenggarakan di lapangan apel Makoramil 1625-01/Surisina Jalan W.J Lalamentik, Kelurahan Bobou Kecamatan Bajawa, Minggu (1/10/2017).

Dandim Arman menegaskan tidak boleh ada lagi komunis di Indonesia. Aliran itu juga dilarang keras berkembang di Indonesia.

Karenanya, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan bahaya laten komunis, TNI berinisiasi membuka kegiatan nonton bareng film G 30 S/PKI

“Saya ingatkan kepada seluruh Danramil, dan para Babinsa agar bisa memberikan pemahaman yang jelas terhadap masyarakat tentang faham komunis agar tidak menimbulkan salah penafsiran di masyarakat,” tegas Dandim Arman.

Dalam amanatnya pula saat apel tersebut dia memerintahkan anggota TNI agar terus melakukan pembinaan kepada masyarakat, terutama untuk membendung masuknya aliran komunis di Indonesia.

“Kalian sebagai ujung tombak, dituntut menjadi garda terdepan TNI AD khususnya dalam menciptakan situasi yang nyaman dan aman di masyarakat,” pungkas Dandim Arman.‎ (Arkadius Togo/AA/VoN)

Ngada
Previous ArticleDitahan Jaksa, Laurens Loni: Saya Terkejut
Next Article TP4D TTU Periksa Proyek Jalan Rp 10 Miliar

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.