Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Asty Dohu: Saya Tidak Bentak dan Tantang Kadis Kominfo Matim
HEADLINE

Asty Dohu: Saya Tidak Bentak dan Tantang Kadis Kominfo Matim

By Redaksi6 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Asty Dohu dan Hironimus Nawang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Asty Dohu, salah seorang Tenaga Harian Lepas (THL) di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Manggarai Timur (Matim) kembali menyangga komentar pimpinannya, Hironimus Nawang di media VoxNtt.com.

Pemberitaan VoxNtt.com sebelumnya, Kadis Nawang menyatakan ia mengeluarkan kata makian anjing kepada Asty Dou lantaran kesal karena merasa ditantang dan dibentak oleh bawahannya itu.

Kejadian tersebut berlangsung di sela-sela kegiatan Pemilihan Bintang Radio sesi II yang diselenggarakan di Lapangan Muara Jembatan Wae Bobo-Kota Borong sekitar dua pekan lalu.

“Ia, karena dia tantang saya, Asa neng ite eme ditantang bawahan toe rugi ko? (bagaimana kalau anda ditantang bawahan, apakah kamu tidak marah) Ini soal etika,” ujar Kadis Nawang saat dihubungi melalui ponselnya, Kamis, 5 Oktober 2017 sore.

Menanggapi hal itu, Asty yang baru saja menerima surat pemecatan dari THL itu menegaskan dirinya tidak merasa pernah membentak Kadis Nawang.

“Seingat saya, saya tidak pernah tantang dan bentak dia (Kadis Nawang), mungkin karena sampaikan dengan nada tegas makanya dia merasakan saya membentaknya,” ujar wanita yang sudah empat tahun mengabdi sebagai penyiar RSPD Matim itu kepada VoxNtt.com, Jumat (6/10/2017).

Dikatakan, di belakang panggung acara itu Asty hanya menyampaikan dan mengingatkan Kadis Nawang agar tidak mengganggu, apalagi menyela pembicaraannya sebagai MC saat acara berlangsung. Sebab menurut dia, aksi Kadis Nawang yang menyela pembicaraan di tengah ia dan rekannya memandu acara akan mengganggu konsentrasi. Apalagi acara itu disiarkan langsung melalui RSPD Matim.

Asty menambahkan dirinya juga tidak menantang Kadis Nawang. Kala itu, kata dia, justru Kadis Nawang yang datang menghampirinya di belakang panggung.

“Setau saya, kata tantang itu berarti saya menghadapi dan melawan dia. Sementara yang terjadi dia datang dan berada di sebelah meja, setelah itu omong ke saya. Di mana yang saya tantang dia?” ujarnya.

Baca di sini sebelumnya: Miris, THL ini Dikatai Anjing Sebelum Dipecat Kadis Kominfo Matim

(Adrianus Aba/VoN)

Manggarai Manggarai Timur
Previous ArticleTidak Ada Terorisme dan Radikalisme yang Masuk ke Ngada
Next Article Masyarakat Mabar Diminta Stop Membeli Kedelai dari NTB

Related Posts

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.