Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Proyek Irigasi yang Diduga Milik THL di Matim Dijebol Warga
Regional NTT

Proyek Irigasi yang Diduga Milik THL di Matim Dijebol Warga

By Redaksi16 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu titik proyek irigasi di Desa Golo Wune yang diduga milik YA, salah satu THL di Matim (Foto: Nansianus Taris/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Proyek saluran irigasi di Desa Golo Wune, Kecamatan Poco Ranaka diduga milik YA, salah satu Tenaga Harian Lepas (THL) di Kabupaten Manggarai Timur (Matim).

Warga setempat terpaksa menjebol proyek irigasi tersebut lantaran dibuat menutupi Kali Wae Wase Nalo.

Dikabarkan, saat musim hujan air meluap dan merambat ke badan jalan yang baru diaspal. Itu karena pembangunan irigasi menutup Kali Wae Wase Nalo.

Menurut warga proyek tersebut direncanakan tidak matang, sehingga air meluap dan merusak jalan yang baru diaspalkan.

“Air kali tidak bisa mengalir, lihat saja modelnya. Masa buat tidak pikir saat hujan. Hujan kemarin ini, airnya penuh dan penuhi saluran. Banyak yang meluap ke dalam jalan. Buat rusak aspal saja,” kata Borgias Aman, warga Desa Golo Wune kepada VoxNtt.com di lokasi proyek, Minggu (15/10/2017).

Menurut Arman, warga terpaksa menjebol irigasi agar air tetap mengalir di Kali Wae Wase Nalo.

Upaya itu juga dilakukan warga untuk meminimalisasi kerusakan parah di jalan lapen yang baru saja dibuat dengan menggunakan dana desa Golo Wune tahun 2017 itu.

Arman menambahkan, anggaran proyek irigasi tersebut hingga kini belum diketahui warga. Dia menduga proyek tersebut milik YA, salah satu THL di Matim.

“Kami bingung juga, proyek ini tidak jelas jumlah dananya berapa. Dari dinas mana juga tidak jelas. Informasi yang kami dapatkan dari pekerjanya, proyek ini milik THL yang berinisial YA di Borong,” ujar dia.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan YA belum berhasil dikonfirmasi seputar aksi dan dugaan warga Golo Wune tersebut.

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous Article17 Tahun Vakum, Liga Pelajar Belu Kembali Digelar
Next Article Nyatakan Mosi Tak Percaya, Gertak Orasi Membelakangi Mapolres Ende

Related Posts

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.