Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Kamar WC Kantor Bupati Ngada Tampung Barang Rongsok dan Menguning
NTT NEWS

Kamar WC Kantor Bupati Ngada Tampung Barang Rongsok dan Menguning

By Redaksi20 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi kamar WC di Kantor Bupati Ngada memprihatinkan (Foto: Arkadius Togo/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Kondisi kamar WC di Kantor Bupati Ngada memprihatinkan.

Pantauan VoxNtt.com, Jumat (20/10/2017) kamar WC yang letaknya tak jauh dari ruangan Wakil Bupati Ngada itu tampaknya dijadikan multi fungsi.

Sebab, selain digunakan untuk WC para pegawai, barang rongsokan seperti, kendaraan roda dua dan dokumen yang tak terpakai juga tertampung di tempat itu.

Terpantau pula, ruangan WC dibangun dua blok. Blok pertama digunakan khusus bagi wanita dan blok kedua disediakan khusus bagi pria.

Di lorong menuju kamar WC perempuan penuh sesak dengan barang bekas.

Barang bekas itu berupa kendaraan roda dua dan dokumen-dokumen yang sudah terisi dalam karung.

Barang-barang tak terpakai itu berjejer di sepanjang lorong menuju kamar WC.

Sementara di blok kedua khusus untuk pria baunya sangat menyengat dan jorok.

Diduga para pengguna membuang air kecil di sembarang tempat, baik dalam kamar WC maupun di lorong.

Motor bekas yang ada di lorong WC Kantor Bupati Ngada (Foto: Arkadius Togo/ Vox NTT)

Hal itu diketahui dari aroma yang tidak sedap muncul di sekitar ruangan itu.

Sementara bak dalam kamar itu tidak terisi air. Keramik dalam kamar WC berwarna putih itu menjadi hitam dan menguning, tampak tidak dibersihkan.

Salah satu staf di Humas Pemkab Ngada yang enggan namanya dituliskan mengatakan, ruangan kamar WC itu digunakan seperti biasa sebagai tempat membuang air kecil dan besar.

Dia mengatakan, di lorong menuju WC digunakan sebagai tempat menyimpan barang rongsokan lantaran kekurangan gedung.

Menurut dia, barang bekas itu disimpan sementara di lorong kamar WC tersebut.

“Yang penting jangan menghalangi masuk keluar ke WC,” ujar sumber itu.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Ngada
Previous ArticlePemkab Matim Anggarkan Rp 70 Miliar untuk Gaji THL
Next Article Air PAM Macet, Warga Watu Mori Minum Air Selokan yang Keruh

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.