Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Rektor Unwira Kupang: Musuh Bersama Kita Radikalisme Agama
NTT NEWS

Rektor Unwira Kupang: Musuh Bersama Kita Radikalisme Agama

By Redaksi23 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana kuliah umum mahasiswa Unwira Kupang (Foto: Tarsi/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Falsafah dan ideologi Pancasila itu telah menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang rukun, toleran (harmonis) meski terbentuk dari aneka suku, etnis, budaya dan agama. Indonesia merupakan Negara yang menjunjung tinggi pluralitas atau ”bhineka tunggal ika”.

Kota Kupang, Vox NTT- Demikian disampaikan Rektor Universitas Widya Mandira (Unwira) Kupang, Pater Dr.Philipus Tule, SVD, saat menjadi pemateri dalam Kuliah Umum bertema “Multikulturalisme Sebagai Upaya Mencegah Radikalisme dan Disintegrasi Bangsa” yang diselenggarakan oleh Senat Unwira, Sabtu ( 21/10/2017) di Aula Kampus San Juan, Penfui Kupang.

Menurut Tule, dalam beberapa dekade terakhir, telah terjadi banyak konflik dan kekerasan antar umat beragama di seantero jagad sebagai efek dari munculnya fenomena Radikalisme Agama.

“Fenomena dan gerakan Radikalisme Agama itu telah menggelobal dan menyusup masuk hingga ke negeri kita tercinta, menebarkan benih konflik dan ketegangan, serta mengancam keutuhan atau integrasi bangsa” ungkap Philipus di hadapan 200-an mahasiswa yang hadir.

Dia menambahkan, radikalisme agama muncul dari kesalahan interpretasi tentang dunia, agama dan kehidupan manusia, serta penyalahgunaan demokrasi.

“Sentimen publik itu ditekan dan diabaikan oleh kelompok dominan, itu akan menyuburkan lahan bagi para radikalis agama untuk mengandalkan agama dan Allahnya saja”tutur Pater Philipus.

Lanjut Philipus, tanpa memahami nilai-nilai spiritual atau etika religious yang kodrati, cultural dan kontekstual, maka mustahil kita mewujud-nyatakan manusia Indonesia yang sungguh nasionalis dan beriman untuk menciptakan harmoni dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera.

“Musuh bersama kita umat beragama dan warga Negara Indonesia dewasa ini bukan hanya ateisme, komunisme, kolonialisme, ketidakadilan, kemiskinan, dan korupsi, tapi juga terorisme dan radikalisme agama secara gambling telah menista Allah Agama-Agama kita”terang Rektor Unwira ini.

Sementara itu, Ketua Senat Mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandira, Elfrem Wony kepada VoxNtt.com mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan oleh senat mahasiswa Unwira Kupang periode 2017/2018 ini, merupakan bentuk respon terhadap segala dinamika yang terjadi di bangsa ini.

Menurut Wony, saat ini ideologi Pancasila dan semboyan bhineka tunggal ika sedang diganggu oleh sekelompok orang yang bergerak dengan paham fundamentalisme dan fanatisme sempit.

Kontributor: Tarsi Salmon

Editor: Boni

 

 

Kota Kupang
Previous ArticleKeluarga Ikut Cari Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo
Next Article Relawan Jokowi Center NTT Dideklarasikan

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.