Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Tahun 2018, Johnny Plate Ingin Dana Desa Naik Rp 80 Triliun
NTT NEWS

Tahun 2018, Johnny Plate Ingin Dana Desa Naik Rp 80 Triliun

By Redaksi1 November 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jhonny G. Plate saat diterima secara adat oleh sejumlah tokoh adat di Kecamatan Nangaroro, Rabu (1/10/2017) (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Anggota Komisi XI DPR RI Johnny G. Plate menginginkan alokasi Dana Desa tahun depan naik 33,3 persen dari tahun 2017 ini.

Dalam kesempatan reses di Aula Paroki Santo Martinus Nangaroro, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Rabu (1/11/2017) Johnny mengatakan tahun 2017 ini pemerintah mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp 60 triliun.

Sedangkan tahun 2018 mendatang politisi NasDem itu menginginkan agar alokasi Desa Desa naik menjadi Rp 80 triliun.

Johnny sendiri pesimis jika alokasi Dana Desa pada tahun 2017 banyak tidak terserap, maka keinginannya untuk naik di tahun 2018 mendatang bakal tidak terwujud.

Karena itu dia berharap di Provinsi NTT agar Dana Desa bisa diserap dan dimanfaatkan  dengan baik.

Harapan tersebut terutama mengingat Provinsi NTT adalah salah satu daerah yang masih tertinggal di Indonesia.

Johnny menambahkan APBN  di bawah Pimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Yusuf Kala pada tahun 2018 mencapai Rp 2000 teriliun lebih. Kondisi itu dari penerimaan sebesar Rp 1.800 triliun lebih.

Sedangkan besaran belanja pada tahun 2018 kata dia, sebesar Rp 12.220 triliun lebih.

 

Penulis: Arkadius Togo

Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticlePuskesmas Aeramo Segera Diresmikan Jadi RSUD Nagekeo
Next Article 35 Peserta Gagal Jadi Panwascam di Mabar

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.