Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Aparat Desa di Insana Barat Diberi Pelatihan Pengembangan Media Komunitas
VOX DESA

Aparat Desa di Insana Barat Diberi Pelatihan Pengembangan Media Komunitas

By Redaksi10 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Agustinus Amsikan, wartawan Victory News (mengenakan baju kemeja) dan Yulianus Sikone sementara mengoreksi hasil tulisan berita yang dibuat oleh peserta
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Gerakan Sehat Cerdas (GSC) Kecamatan Insana Barat Kabupaten TTU menggelar pelatihan pengembangan media komunitas, untuk perwakilan aparat desa dari total 12 desa, Kamis (09/11/2017).

Kegiatan yang digelar di SDK Mamsena 2, Desa Unini, Kecamatan Insana Barat tersebut menghadirkan 2 orang narasumber.

Keduanya yakni, Yulianus Sikone kontributor Kompas TV dan juga Agustinus Amsikan Wartawan Victory News.

Pelatihan pengembangan media komunitas bertujuan agar aparat desa dapat memahami kerja media.

Selain itu, agar dapat mempublikasikan potensi di desa melalui tulisan berita tersebut.

Yulianus Sikone membawakan materi tentang teknik penulisan berita. Sedangkan Agustinus Amsikan membawakan materi terkait kodek etik jurnalistik.

Usai mendapatkan materi, para peserta langsung mempraktikkan teknik penulisan berita yang benar dengan didampingi oleh dua narasumber tersebut.

Pelatihan diakhiri dengan presentasi berita yang dibuat oleh para peserta.

Vivi Maharani Sangaji, Fasilitator GSC Kecamatan Insana Barat saat diwawancarai VoxNtt.com di sela-sela kegiatan menjelaskan, peserta yang hadir dalam kegiatan itu diantaranya; ketua PKK, sekretaris desa, tokoh masyarakat, kader posyandu dan juga kepala dusun dari 12 desa yang ada di kecamatan Insana Barat.

Adapun tujuan dari digelarnya pelatihan ini, jelas Sangaji, agar pelaku pembangunan di desa dapat mengetahui cara menulis yang benar.

Sehingga dapat mempublikasikan sendiri potensi yang ada di desa dan juga pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah desa.

“Seperti kita lihat selama ini,banyak potensi di desa yang saat ini belum terekspose ke publik, jadi kita gelar pelatihan ini sehingga pelaku pembangunan di desa dapat sendiri mempublikasikan potensi desanya melalui buletin maupun jenis berita lainnya,” jelas Sangaji.

Dikatakan, kegiatan pelatihan itu merupakan rangkaian dari 6 pelatihan yang digelar oleh GSC dengan menggunakan dana operasional kegiatan CB tahun anggaran 2017 senilai Rp 184 juta.

Sangaji berharap agar setelah kembali dari pelatihan, para pelaku pembangunan di desa dapat mempraktikkan materia yang ia telah peroleh.

“Ini kegiatan yang sangat bagus, kita berharap tahun mendatang akan ada lagi alokasi dana untuk menindaklanjuti kegiatan ini pada tahun mendatang,” ucap dia.

Sementara itu, Sekretaris Desa Banae, Hidelbertus Sala salah seorang peserta kegiatan saat dimintai tanggapannya mengapresiasi kegiatan pelatihan pengembangan media komunitas yang digelar oleh GSC tersebut.

Sala mengungkapkan bahwa materi yang diperolehnya bisa memberikan pemahaman terkait pentingnya media untuk kepentingan publikasi potensi yang ada di desa.

“Nanti pulang pasti kami akan mulai mengimplementasikan apa yang kami peroleh hari ini biar potensi yang ada di desa kami dapat diketahui oleh pihak luar,” tegasnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Adrianus Aba

TTU
Previous ArticleKades Waling Matim Intimidasi Penerima Raskin
Next Article Dugaan Penyelewengan Mega Proyek Rp 4,9 M di Distanak Matim Masih Misteri

Related Posts

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.