Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Gedung Ambruk, KBM di SMPN Nian TTU Macet
HEADLINE

Gedung Ambruk, KBM di SMPN Nian TTU Macet

By Redaksi14 November 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gedung SMPN Nian yang yang rubuh. (Foto: Eman Tabean)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- Gedung Sekolah Menengah Satu Atap (SMP Satap) Negeri Nian yang berlokasi di Desa Nian, Kecamatan Miomafo Tengah, Kabupaten Timor tengah Utara (TTU) ambruk.

Gedung sekolah yang hanya berdinding bebak dan beralaskan lantai tanah ini rubuh setelah diguyur hujan deras bersama angin kencang di daerah itu, sekitar pukul 14.00 Wita pada Senin (13/11/2017) siang kemarin.

Konon ceritanya sekolah itu baru dibangun pada akhir bulan Agustus lalu atas swadaya masyarakat setempat. Akibat peristiwa naas itu, nasib 112 murid di sekolah tersebut terkatung-katung.

Pasalnya, pasca kejadian itu kemarin guru dan siswa kesulitan menemukan tempat yang layak untuk melangsungkan kegiatan belajar mengajar (KBM).

Panataun VoxNtt.com, hari ini, Selasa 14 November di lokasi kejadian ini membuat para guru dan siswa seperti orang yang kebingungan, mereka pun hanya bisa duduk di sekitar bangunan yang rubuh itu tanpa KBM.

Guru dan Siswa SMPN Nian sementara duduk di halaman sekolah tanpa aktifitas belajar mengajar. (Foto: Eman Tabean)

Wajah sedih dan kecewa tanpak terpancar dari wajah para guru dan gerombolan siswa/I itu.

Mereka menyaksikan bangunan sekolahnya bersama 20 kursi plastik dan 4 (empat) buah papan tulis rusak tertindis bangunan. Buku-buku pelajaran di ruang guru pun ikut rusak karena basah.

Tampak Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes mendatangi lokasi kejadian, didampingi Kepala dinas (Kadis) Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO), Emanuel Anunu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Yohanes Bani dan sejumlah stafnya serta Plt.Camat Miomafo Tengah, Y. Brampi A. Atitus.

Kepala SMPN Nian, Maria Rosalinda Bano saat diwawancarai VoxNtt.com menjelaskan, saat kejadian dirinya sudah meninggalkan sekolah.

Baca: Pemuda Labuan Bajo Gelar “Ngamen” Bantu SDN Nanga Boleng

Namun, terdapat 3 (tiga) orang guru dan murid kelas 9 (sembilan) yang pada saat itu mengadakan les tambahan.

“Waktu itu ada guru-guru yang kasih les, tapi pas hujan sudah mulai gerimis langsung anak-anak murid dipulangkan,” jelas Bano.

Dijelaskannya, tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian material cukup besar.

Diungkapkannya, usai kejadian, dirinya langsung melaporkan ke Dinas PPO untuk dicarikan solusi, sehingga KBM kembali berjalan seperti biasa.

“Kita kan sejak berdiri tahun 2014 lalu, untuk KBM kita gunakan SDK Nian. Jadi, kita akan langsung koordinasikan dengan pihak SDK, biar sore ini juga kita bisa laksanakan kegiatan belajar mengajar di sana,” jelasnya.

Desri Adoe, Siswi kelas 9 saat diwawancarai media ini mengungkapkan, dia dan teman-teman hanya berharap agar gedung sekolah mereka bisa diperbaiki dan kembali seperti sedia kala.

“Kami hanya minta untuk kami punya gedung sekolah bisa cepat dibangun ulang sudah, biar bisa kami pakai lagi,” tuturnya.

Sementara Bupati Raymundus Sau Fernandes, saat dimintai tanggapannya, menyampaikan, dirinya sudah memerintahkan agar  segera dilakukan koordinasi dengan pihak SDK Nian, sehingga sementara waktu bisa Siswa/I yang ada bisa melangsungkan KBM di sana.

Mengenai bangunan yang rubuh, Ray mengatakan, sudah memerintahkan instansi terkait agar mulai besok bisa dilakukan perbaikan.

“Ini nanti mulai besok sudah harus diperbaiki. Nanti kita harus buat fondasi dari awal, karena memang gedung sekolah dibangun tanpa fondasi. Kita berharap, secepatnya bisa selesai sehingga bisa digunakan lagi,” tutur Ray.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Boni Jehadin

 

TTU
Previous ArticleAnggota Panwascam di Nagekeo Diminta Harus Bersikap Profesional
Next Article Pilkada NTT dan Gaung Bisu Kaum Tertinggal

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.