Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Di Hadapan Wabup Djafar, Pelaku Pariwisata Desak Bongkar Anjungan di Kawasan Kelimutu
NTT NEWS

Di Hadapan Wabup Djafar, Pelaku Pariwisata Desak Bongkar Anjungan di Kawasan Kelimutu

By Redaksi21 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Inilah bangunan anjungan oleh Balai TNK di Kawasan Danau Kelimutu, Ende, Flores (Foto: Alosyius)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Pelaku pariwisata kembali menyoroti proyek anjungan yang bersifat semenisasi di kawasan Danau Kelimutu, Ende, Pulau Flores, NTT.

Mereka menilai bangunan yang sedang dikerjakan itu menggangu ekosistem alam Kelimutu.

Dalam audiens bersama Wakil Bupati Ende H. Djafar Haji Ahmad, sejumlah pelaku wisata asal Moni tegas menolak adanya pembangunan di kawasan wisata tersebut.

“Kami minta dibongkar (anjungan, red) itu. Karena itu merusak alam disana,” kata Hans Bata di Aula Hotel Ikhlas, Senin (20/11/2017).

Penolakan tersebut, kata Hans, atas usulan wisatawan yang berkunjung ke Danau Kelimutu.

Baca: Bangun Anjungan, TN Kelimutu Dinilai Merusak Lingkungan

Para wisatawan berpendapat bahwa bangunan itu menghilangkan nilai budaya Lio yang kental dipelihara saat ini.

Danau Kelimutu menjadi tidak kerabat karena penampakan bangunan semenisasi berlebihan.

“Alam tentu tidak bersahabat, apalagi binatang-binatang yang hidup di Kelimutu. Karena bangunan itu mengundang hiruk pikuk serta keributan,” kata pelaku wisata lainnya, Yanto Wangge.

Fasilitator Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Yakobus Mbira mempertanyakan master plan pembangunan kawasan Danau Kelimutu.

Baca: Bangun Anjungan, Aman Flores-Lembata Sebut Mistik Danau Kelimutu Hilang

Menurutnya, master plan mesti disosialisasikan kepada masyarakat untuk diketahui bersama. Sehingga, rencana pembangunan tidak menghilangkan nilai-nilai yang diwariskan leluhur Lio.

Selain itu, Yakobus justru mendorong agar pengembangan Danau Kelimutu berjalan seadanya tanpa sentuhan yang signifikan.

“Sehingga nilai yang terkandung di Kelimutu juga bisa dirasakan oleh wisatawan. Ekosistem alam di kawasan itu mesti dijaga dan terus dipelihara,” ucap dia.

Sedangkan Kepala Balai TNK, Agustinus Setepu menjelaskan pembangunan itu bersifat holistik.

Master plan tahun 2017 menunjuk untuk menata kembali fasilitas budaya dalam menunjang membangun kawasan Danau Kelimutu.

“Bangunan itu bersifat budaya Lio. Bangunan menggunakan material lokal dari Ende. Bahan semen tidak ditonjolkan,” katanya.

Wakil Bupati Djafar Ahmad berkomentar datar bahwa pembangunan dilakukan dengan tetap mengedepankan kenyamanan wisatawan.

Terhadap persoalan itu, Wabup Djafar berharap bangun komunikasi yang baik agar tidak terjadi kendala dikemudian hari.

“Kami beri ruang untuk berkomunikasi lagi. Dan jangan larut-larut persoalan ini,” kata Djafar.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleMaju di Pilkada Nagekeo, Paket Evas dapat Dukungan 5 Parpol
Next Article Melarat Selama Satu Tahun, Guru Komite Minta Keberpihakan DPRD Matim

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.