Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Hujan Lebat, TPT Jembatan Wae Laing Ambruk
NTT NEWS

Hujan Lebat, TPT Jembatan Wae Laing Ambruk

By Redaksi24 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
TPT jembatan Wae Laing yang ambruk akibat hujan lebat mengguyur pada Kamis, 23 November 2017 (Foto: Adrianus Aba)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Tembok Penahan Tanah (TPT) di Jembatan Wae Laing Kampung Lompong, Desa Golo Lembur, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) ambruk setelah hujan lebat mengguyur pada, Kamis (23/11/2017).

Pantauan VoxNtt.com, TPT kurang lebih setinggi tiga meter sebelah barat Kali Wae Laing tersebut pecah dan ambruk.

Sebagian sisa tembok dan batu hanyut terbawa banjir. Batu-batu yang lain juga masih tersisa di dasar Kali Wae Laing.

Selanjutnya, bahu jalan Benteng Jawa-Bawe terancam putus total jika TPT yang ambruk tersebut tidak segera diperbaiki.

Baca: Jembatan Wae Laing Dibangun, Ekonomi Masyarakat Bakal Melambung

Sejumlah warga Kampung Lompong saat berbincang-bincang dengan VoxNtt.com di lokasi mengatakan, hujan yang mengguyur Kamis kemarin itu sejak pukul 13.00 Wita hingga sore hari.

TPT jembatan Wae Laing yang ambruk akibat hujan lebat mengguyur pada Kamis, 23 November 2017 (Foto: Adrianus Aba)

Hujan yang lebat tersebut menyebabkan Kali Wae Laing mengalami banjir besar. Bahkan, TPT yang dibuat bersamaan dengan jembatan Wae Laing pada tahun 2016 lalu tersebut ambruk.

Warga berharap agar Pemkab Matim segera memperbaiki TPT yang ambruk tersebut agar jalan Benteng Jawa-Bawe tidak terganggu.

Kepala BPBD Matim, Anton Dergong yang dihubungi melalui ponselnya, Jumat (24/11/2017) menegaskan, pihaknya segera memerintahkan stafnya di Kecamatan Lamba Leda untuk melihat langsung TPT di Jembatan Wae Laing.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan Sekretaris Dinas PUPR Matim, Yos Marto belum berhasil dikonfirmasi terkait ambruknya TPT Jembatan Wae Laing.

Saat dihubungi, Jumat pagi nomor handphone Marto sedang tidak aktif.

Untuk diketahui, TPT yang ambruk tersebut merupakan satu paket pembangunan dengan Jembatan Wae Laing pada tahun 2016.

Pembangunan jembatan yang dikerjakan CV Gondang tersebut telah menelan anggaran Rp 2.045.360.000.

Anggarannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) induk Matim tahun anggaran 2016.

 

Penulis: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai Manggarai Timur
Previous ArticleMuseum Tenun Ikat Ende Diduga Jadi Tempat Mesum
Next Article Longsor, Jalan Wae Lengga- Gunung Baru Sempat Lumpuh

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.