Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Semua Kecamatan di Nagekeo Rawan Bencana Alam
Regional NTT

Semua Kecamatan di Nagekeo Rawan Bencana Alam

By Redaksi24 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Banjir di salah satu titik Kota Mbay
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT– Kepada Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) Nagekeo, Bernabas Lambar mengatakan, semua kecamatan di kabupaten itu rawan bencana alam.

Menurut dia, hampir merata di tujuh kecamatan yang ada di Kabupaten Nagekeo ditimpa bencana alam selama satu bulan terakhir.

“Kejadian bencana alam yang terjadi di wilayah Kabupaten Nagekeo ada sekitar 20-an yang meliputi, banjir, tanah longsor, angin puting bliung serta kebakaran. Kejadian bencana itu, hampir semua kecamatan yang ada di kabupaten Nagekeo,” kata Bernabas yang temui di ruang kerjanya belum lama ini.

Dia menjelaskan, hampir semua pemukiman warga di tujuh kecamatan tersebut berada di dataran rendah dan perbukitan.

Itulah sebabnya, daerah-daerah tersebut rentan terkena dampak bencana alam seperti, banjir dan longsor.

‎Untuk meminimalisasi jumlah korban akibat bencana alam, pihak BPBD Nagekeo sudah mengimbau setiap kantor kecamatan sebagai pemilik otoritas kewilayahan.

Melalui mereka bisa menyampaikan informasi kepada masyarakat agar tetap waspada akan bencana alam.

Kata Bernabas, pihaknya telah memberikan bantuan bagi warga di Nagekeo yang terkena dampak bencana. Kendati memang, sejauh ini ia mengakui masih ada korban bencana yang belum mendapatkan bantuan.

“Bantuan itu tentunya ada perbedaan yakni, dilihat dari kerusakan. Namun ada yang belum diberi bantuan, nanti di tahun 2018 baru kita memberikan bantuan,” ujarnya. ‎
Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleNale and the Universe Signs Living in the Heart of Mingar People
Next Article Pottery and Strong Women of Lio Tribe

Related Posts

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.