Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Sidang DPRD Manggarai Kembali Ricuh
HEADLINE

Sidang DPRD Manggarai Kembali Ricuh

By Redaksi26 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sidang paripurna DPRD Manggarai kembali ricuh
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Sidang DPRD Manggarai kembali ricuh. Lagi-lagi yang menjadi pemeran utama dalam kericuhan itu adalah Marsel Ahang.

Anggota dewan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mendadak marah lalu mengambil botol air di atas mejanya melempar ke arah anggota dewan Partai Hanura, Yon Boa yang duduk di barisan paling belakang.

Yon Boa yang tak terima dengan perlakuan Marsel Ahang langsung beranjak dari tempat duduknya lalu menyerang anggota dewan dari PKS itu.

Melihat itu, anggota dewan lain dengan sigap menghalau Yon Boa sehingga adu jotos dapat terhindar.

Akibat kericuhan itu, paripurna yang dihadiri jajaran eksekutif terpaksa berhenti sejenak dan dilanjutkan sesaat kemudian setelah situasi kembali kondusif.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, kericuhan itu bermula ketika Marsel Ahang meminta pimpinan sidang untuk menunda pembahasan agenda penyampaian nota keuangan tahun 2018.

Ahang beralasan, sampai sekarang pemerintah daerah belum memberi jawaban tuntas atas tidak diakomodirnya hasil reses dari anggota dewan itu.

Padahal, anggota dewan daerah pemilihan Ruteng-Lelak itu sudah berkali-kali menyuarakan hal itu dalam sidang dewan.

Namun, usulan Marsel Ahang tidak disetujui oleh oleh sejumlah anggota dewan, termasuk Yon Boa. Dari barisan belakang, Boa dengan suara keras meminta pimpinan melanjutkan sidang penyampaian nota keuangan tersebut.

Menanggapi hal itu, Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng, Dionisius Patrisius Agat mengaku prihatin atas kejadian tersebut.

“DPRD itu lembaga terhormat. Di sana tempat wakil rakyat bicarakan nasib rakyat bukan tempat baku ribut. Begitu mendengar informasi ini, kami sangat kaget sekaligus prihatin, kenapa bisa begitu?” katanya melalui pesan WhatsApp, Sabtu (25/11/2017).

Dalam catatan PMKRI Cabang Ruteng, kata Agat, kejadian Sabtu siang itu merupakan episode kesekian kalinya. Terlepas siapa yang salah atau benar, yang jelas kejadian itu sangat memalukan.

Sebab itu, dia meminta pimpinan DPRD Manggarai dan Badan Kehormatan segera mengambil sikap tegas agar kejadian seperti itu tak terulang lagi.

“Tegakan tatib DPRD tanpa kompromi. Kalau (tatib) tidak ditegakan maka saya yakin kejadian ini bakal terulang karena yang bersangkutan tidak jera,” tegasnya.

 

Kontributor: Ano Parman

Editor: Adrianus Aba

 

Manggarai
Previous ArticleBelum Sempat Dipakai, Pos Jaga Golo Curu Sudah Rusak
Next Article Liverpool vs Chelsea, Mental Bertanding Jadi Pembeda! 

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.