Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»TPST Golo Ncolang-Ruteng Dikeluhkan Warga
NTT NEWS

TPST Golo Ncolang-Ruteng Dikeluhkan Warga

By Redaksi2 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPSP) di Golo Ncolang, Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai (Foto: Ano Parman/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Golo Ncolang, Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai dikeluhkan warga.

TPST itu dikeluhkan lantaran sudah
mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

Betapa tidak, aneka sampah, termasuk sampah medis dari Kota Ruteng dibuang begitu saja tanpa pengolahan.

Akibatnya, warga sekitar terpaksa menahan bau tak sedap yang menyembul dari tempat itu.

Selain bau, sampah yang dibuang di TPST itu juga sudah terserak sampai ke kebun warga.

Ino, warga setempat mengaku bahwa kondisi itu sudah berlangsung lama dan berdampak buruk terhadap kesehatan warga sekitar.

Meskipun belum ada hasil medis yang menjelaskan hal itu, tapi dampak itu bisa dirasakan.

“Karena itu, kami berharap supaya pemerintah bisa mengambil langkah agar tempat sampah ini ramah lingkungan dan tidak berdampak (buruk) bagi warga,” ujarnya kepada VoxNtt.com, Sabtu (02/12/2017).

Mesin pengolah sampah yang tidak bisa mengolah semua jenis sampah

Kalau tak segera diatasi, kata Ino, TPSP itu bakal melahirkan persoalan besar di kemudian hari.

Jika itu terjadi, dia yakin pemerintah akan kewalahan sebab sampah yang ada tempat itu sudah menggurita.

“Makanya pemerintah tidak boleh diam, karena nanti pada saatnya ini sangat berbahaya,” tambahnya.

Di tempat yang sama, warga lainnya, Domi, kepada VoxNtt.com menjelaskan kenyataan itu tidak sesuai dengan janji Pemkab Manggarai saat sosialisasi pembangunan TPST itu pada 2010 lalu.

“Waktu itu, pemerintah bilang semua (jenis) sampah dapat diolah di sini, padahal tidak. Di sini hanya bisa olah rumput, daun dan botol oli. (sampah) plastik tidak bisa ,” katanya.

Sebab itu, ia tak heran jika banyak sampah plastik berserakan di sekitar tempat itu. Sampah plastik itu tak bisa dibakar karena kondisinya basah.

Kalaupun musim kering, lanjut Domi, tetap saja tak tidak bisa dibakar karena khawatir apinya merambat ke kebun warga.

“Saya yakin ini nanti jadi masalah besar. Memang sekarang belum terasa, tapi nanti kita lihat, tempat ini akan ditutupi (sampah) plastik,” tukasnya.

Kontributor: Ano Parman
Editor: Adrianus Aba

Manggarai
Previous ArticlePuisi-Puisi Oriol Dampuk-Catatan oleh Hengky Ola Sura
Next Article Polisi Jaring Ratusan Kendaraan di Mbay

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.