Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»API Kartini: Pendidikan Politik Bagi Perempuan Sangat Penting
MAHASISWA

API Kartini: Pendidikan Politik Bagi Perempuan Sangat Penting

By Redaksi4 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota API Kartini Kupang, (Foto : Yesti Odot)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Sejak zaman dulu, kaum perempuan telah banyak memberikan kontribusi pada bangsa dan negara ini, mulai dari bidang politik, sosial, budaya, pendidikan dan berbagai aspek kehidupan lainnya.

Lambat laun seiring perkembangan waktu, banyak perempuan yang belum melek politik dan tersingkir dari zona pengambilan kebijakan publik.

Hal ini disampaikan Ketua Departemen Humas Aksi Perempuan Indonesia (API) Kartini Kupang, Yesti Kandi Odot melalui pesan WhatsApp saat menyampaikan materi bertajuk “Pendidikan Dasar Dan Politik Perempuan” di Aula FKIP Universitas  Kristen Artha Wacana, Minggu (3/12/2017) kemarin.

Menurut Odot, pendidikan politik sangatlah penting bagi perempuan yang masih rendah dalam pemahaman politik serta kurang menyadari peran dan tugasnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Penguatan kapasitas diri penting agar perempuan mempunyai fungsi dan peran yang strategis dalam pengambilan kebijakan,” katanya.

Menurut dia, salah satu penyebab tingginya tingkat kekerasan maupun diskriminasi terhadap perempuan karena kurangnya pemberdayaan dan pendidikan terhadap kaum perempuan khususnya yang berada di desa-desa terpencil.

Selain itu, lanjutnya, peran perempuan dalam kancah perpolitikan masih kurang seperti dalam bidang keikutsertaan mereka dalam pemilihan umum baik presiden, pemilihan legislatif maupun pemilihan kepala daerah.

“Yang harus kita lakukan saat ini adalah memberikan pengertian agar perempuan tidak anti terhadap politik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua API Kartini Kupang, Abi Yerusa Sobeukum mengatakan, salah satu cara membangun penguatan diri dalam politik bagi perempuan adalah dengan berorganisasi. 

“Dengan berorganisasi, ada begitu banyak nilai yang terkandung didalamnya baik itu gotong royong, toleransi, tanggung jawab dan juga pengembangan skill,” ujarnya.

Untuk diketahui peserta yang hadir dalam kegiatan berjumlah 15 perempuan dari berbagai mahasiswi se-Kota Kupang.

Peserta tersebut kemudian langsung dilantik menjadi anggota sah Aksi Perempuan Indonesia (API) Kartini Kupang.

Penulis : Tarsi Salmon

Editor   :  Boni Jehadin

Kota Kupang
Previous ArticleRekam e-KTP di Borong, Kades Buti Diduga Peras Warga
Next Article Para Pemilih Masih Terjebak dalam Proses Politik Prosedur

Related Posts

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.