Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Niko Martin Dukung PMKRI Ruteng Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Matim
NTT NEWS

Niko Martin Dukung PMKRI Ruteng Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Matim

By Redaksi10 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para aktivis PMKRI saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Mapolres Manggarai, 9 Desember 2017 ( Foto: Adrianus Aba/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Organisasi Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng menggelar aksi unjuk rasa di kota itu, Sabtu, 9 Desember 2017.

Aksi damai itu dilakukan untuk mendesak pihak keamanan segera mengusut tuntas kasus dugaan korupsi di Manggarai dan Manggarai Timur (Matim).

Niko Martin, tokoh masyarakat Matim mengaku sangat mendukung aktivis PMKRI untuk membongkar dugaan korupsi di kabupaten yang sedang dipimpin Bupati Yosef Tote itu.

Kata dia, ada banyak kasus dugaan korupsi yang dilaporkan ke pihak Kepolisian Resort Manggarai. Namun, sampai hari ini tidak jelas penyelesaiannya.

“Seperti dugaan pemalsuan dokumen APBD 21 M dan juga dugaan penyelewengan dana di Distanak Matim. Ini sudah dilaporkan, tetapi hingga saat ini semuanya masih misteri,” ujar Niko kepada VoxNtt.com, Minggu (10/12/2017).

Dia menambahkan, ketika mahasiswa PMKRI yang adalah keterwakilan masyrakat ada niat baik untuk mendesak usut tuntas dugaan korupsi, tentu mesti didukung.

Aparat penegak hukum juga mesti memiliki itikad baik untuk mengusut tuntas dugaan korupsi seperti yang disuarakan aktivis PMKRI Ruteng dalam aksi Hari Anti Korupsi sedunia itu.

“Tentu kita berharap pihak kepolisian bisa menerima desakan adik-adik PMKRI. Pihak berwajib harus ada niat untuk membongkar dugaan korupsi yang ada,” ujar Niko.

Dia juga mempertanyakan alasan banyak kasus dugaan korupsi di Matim dilaporkan, tetapi tidak jelas penyelesaiannya.

Padahal kata dia, kasus dugaan korupsi yang dilaporkan itu mengakibatkan kerugian negara begitu besar.

Masyarakat Matim masih menunggu kerja aparat penegak hukum untuk berani membongkar dugaan korupsi yang masih misteri itu.

Untuk diketahui, salah satu kasus dugaan korupsi di Matim yang disuarakan aktivis PMKRI saat aksi damai Sabtu kemarin yakni, di Distanak senilai Rp 4,9 Miliar.

Menurut mereka hingga kini kasus tersebut belum jelas penyelesaiannya.

Baca: Demo di Ruteng, Polisi Pukul Aktivis PMKRI dan Ancam Patah Batang Leher

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleKontraktor Didesak Perbaiki Drainase di Kusu-Pong Lao
Next Article Isak Tangis Iringi Penguburan Empat Jenasah Korban Kebakaran di Bealaing

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.