Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Perpisahan Tragis Tewaskan Lima Orang Warga Belu
HEADLINE

Perpisahan Tragis Tewaskan Lima Orang Warga Belu

By Redaksi16 Desember 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana di Kamar Jenazah, RSUD Atambua. (Foto: Marcel Manek)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Usai mengantar keluarga yang hendak berangkat ke Ambon, lima orang meninggal dunia dalam kecelakaan lalulintas tunggal mobil dumtruck bernomor Polisi DH 8598 EA yang dikemudi Oktovianus Abi (OA).

Kecelakan terjadi di jalan menuju Teluk Gurita, Aufuik, Desa Dualaus, Kecamatan Kakuluk Mesak, Belu, Jumat siang (16/12/2017).

Sekira pukul 12.00 wita. Informasi yang dihimpun VoxNtt.com di ruang jenazah RSUD Atambua melalui Kanit Lakalantas Polres Belu, Ipda Mathernus Klau, para korban bersama sanak keluarga yang lain pergi ke pelabuhan laut Atapupu untuk mengantar anggota keluarga yang hendak berangkat ke Ambon.

Setelah mengantar keluarga, rombongan hendak kembali ke Motadik, namun masih menyempatkan diri singga di tempat wisata Teluk Gurita.

Setelah acara makan siang selesai rombongan hendak melanjutkan perjalanan ke Motadik. Saat dalam perjalanan, mobil yang ditumpangi mengalami masalah rem blong.

Merasa panik, sopir kehilangan kendali dan mengarahkan mobil ke dalam jurang. Akibatnya, mobil terbalik dan menendes penumpang yang diangkut dan menewaskan lima orang yang terdiri dari tiga anak laki-laki dan dua orang perempuan.

Diinformasikan, lima orang meninggal di tempat kejadian akibat tertendes mobil dan belasan orang mengalami luka-luka dan patah tulang.

Korban yang meninggal adalah warga Desa Maukabatan/Motadik, kecamatan Buboki Anleu TTU.

Adapun korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan lalulintas tunggal tersebut yakni, Yasinta Obe(34), Oscar Sila(14), Afrianus Kolo(14), Edmundus Elu(7), dan Maria Sufa(54).

Saat ini, kelima jenazah masih disemayamkan di ruang jenazah RSUD Atambua untuk dikremasi oleh petugas medis.

Pantauan VoxNtt.com, keluarga korban yang memadati halaman ruang jenzah tidak sanggup menahan isak tangis karena kelima sanak saudaranya telah meninggal akibat kecelakaan yang terjadi di luar dugaan.

Kepada awak media, Emanuel Tnesi mengatakan, kejadian yang dialami keluarga merupakan peristiwa yang dasyat.

Emanuel menuturkan, mengetahui informasi kecelakaan saat dirinya sedang dalam perjalanan pulang dari Kefamenani ke Motadik.

“Saya sangat kaget saat saya ditelpon bahwa ada lima orang keluarga meninggal. Saya kira mereka masuk dalam laut dan perahunya tenggelam. Ternyata ada mobil yang terbalik dan lima orang meninggal dunia,” kisah Emanuel yang juga adalah kepala Desa Maukabatan/Motadik.

Kanit Lakalantas Polres Belu, Ipda Mathernus Klau mengatakan, selain kelima jenazah yang menjadi korban kecalakaan tunggal, belasan orang lainnya juga ikut menjadi korban dan saat ini belum bisa dipastikan jumlahnya karena pihaknya masih melakukan identifimasi.

“Selain kelima korban, masih ada belasan orang yang mengalami luka berat dan ringan, namun kita belum bisa pastikan karena masih melakukan pendataan. Nanti untuk lebih jelas, besok bisa disamoaikan di kantor,” tutur Klau kepada awak media.

Disampaikan, saat ini pengemudi mobil naas, OA telah diamankan di Polsek Kakuluk Mesak.

Penulis: Marcel Manek

Editor: Boni Jehadin

 

 

Belu
Previous ArticleLembaga Survei dan Jebakan Kooptase
Next Article TNI dan Rakyat Tidak Dapat Dipisahkan

Related Posts

Warga Belu Diduga Dipungli di PLBN Wini, Video Perdebatan dengan Petugas Viral

2 April 2026

Lansia di Kupang Bertahan Hidup Bersama Anak 6 Tahun, Berharap Uluran Tangan

9 Maret 2026

Perjuangan Mama Sebina: Bertahan Hidup, Sekolahkan Anak di Tengah Kemiskinan Manggarai Timur

25 Februari 2026
Terkini

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.