Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ditinggal Libur Natal, Studio Foto di Labuan Bajo Dibobol Maling
Regional NTT

Ditinggal Libur Natal, Studio Foto di Labuan Bajo Dibobol Maling

By Redaksi26 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi Studio Varanus Foto usai dibobol maling. (Foto: IB)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT – Kasus pencurian di Labuan Bajo marak terjadi belakangan ini. Baru-baru ini dialami pemilik studio foto, Varanus Foto yang berlokasi di Jalan Van Bekhum, tepat di depan Gereja Roh Kodus, Kota Labuan Bajo.

Bukti Laporan polisi di Polres Mabar. (Foto: IB)

Kejadian baru diketahui pemilik, Mateus Armon pada Selasa pagi, 26 Desember 2017. Mateus mengatakan, ia bersama keluarganya meninggalkan studio sejak Minggu, 24 Desember 2017 untuk merayakan Natal di kampung keluarga.

“Saya baru pulang dan buka pintu. Lihat ada papan terbuka. Di situ saya langsung curiga maling masuk,” kata Mateus kepada VoxNtt.com, sesaat lalu.

Diduga, pelaku masuk melewati toilet samping rumah yang tersambung dengan bangunan utama. Pelaku lalu membongkar papan untuk bisa menjangkau studio.

Mateus mengatakan, pelaku membongkar habis seluruh lemari  pakaian dan studio foto miliknya. Ia kehilangan satu unit kamera Canon D40, blits kamera merk canon, satu unit laptop toshiba, dan satu unit tas ransel kamera merek National Geograpic berwarna abu-abu muda.

“Saya datang dalam kondisi rumah dan studio berantakan sekali,” lanjut Mateus.

Untuk kejadian ini, Mateus telah melaporkannya ke Mapolres Manggarai Barat. Ia mengaku mengalami kerugian kurang lebih Rp20 juta.

Mateus berharap agar publik yang menemukan orang yang membawa atau menjual barang-barang miliknya bisa memberitahukan kepadanya.

Informasi yang dihimpun media ini, dalam dua minggu belakangan sudah dua rumah dan dua kantor yang dibobol maling. (IB/VoN)

 

Manggarai Barat
Previous ArticlePesan Natal 2017 KWI dan PGI
Next Article Dinas PK Matim Didesak Panggil Kepala SDN Lenang

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.