Labuan Bajo, VoxNTT.com – Camat Welak, Heribertus Manggas, kembali mengunjungi dua pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kampung Deru, Desa Lale, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu, 5 Agustus 2026.
Dua pasien tersebut masing-masing berinisial YK, 24 tahun, dan DG, 22 tahun.
Kunjungan kali ini dilakukan Heribertus bersama Pemerintah Desa Lale, pengelola ODGJ Puskesmas, serta dokter dari Puskesmas. Menurut Heribertus, keterlibatan sejumlah pihak merupakan bentuk kolaborasi dalam penanganan pasien ODGJ di Kecamatan Welak.
“Kita tidak bisa sendiri. Kita harus bersinergi dalam penanganan pasien ODGJ,” katanya.
Heribertus mengatakan ada pengalaman yang berkesan saat dirinya memandikan salah satu pasien ODGJ di Kampung Deru. Saat itu, DG bersedia dimandikan dengan syarat diberi hadiah berupa rokok setelah mandi.
Heribertus menyanggupi permintaan tersebut. Sebelum memandikan DG, ia terlebih dahulu memangkas rambut pasien itu.
“Sebelum mandi saya pangkas dulu rambutnya. Dia mau dimandikan tapi harus kasih hadiah rokok,” ujar Camat Heribertus.
Setelah mandi dan mengenakan pakaian, Heribertus menepati janjinya dengan memberikan DG sebatang rokok. Ia kemudian duduk bersama DG dan berbincang.
Camat Heribertus mengaku momen tersebut menjadi pengalaman tersendiri baginya karena dapat berinteraksi langsung dengan pasien ODGJ.
“Jadi kita bisa berinteraksi, berbagi cerita dengan mereka,” kata Camat Heribertus.
Ia mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin yang akan terus dilakukan ke rumah-rumah pasien ODGJ di Kecamatan Welak.
Dari 16 desa yang ada di Kecamatan Welak, Heribertus mengaku telah mengunjungi tujuh desa untuk melihat secara langsung kondisi pasien ODGJ.
Heribertus mengatakan dirinya terpanggil untuk memberikan perhatian kepada kelompok rentan, termasuk pasien ODGJ.
“Saya sangat peduli dan terpanggil. Saya mau ODGJ di Welak dapat perhatian Pemerintah Kecamatan,” tegas dia.
Menurut dia, kunjungan langsung ke rumah pasien ODGJ di setiap desa juga bertujuan mengurangi stigma masyarakat terhadap kelompok rentan.
Ia menilai pasien ODGJ berhak mendapatkan pelayanan yang manusiawi dan berkelanjutan.
Heribertus berharap perhatian dan pendampingan tersebut dapat membantu pasien ODGJ di Kecamatan Welak memperoleh penanganan yang lebih baik sehingga dapat pulih dan kembali beraktivitas di tengah masyarakat.
Penulis: Sello Jome

