Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Tahun 2018 Ini, Jembatan Wae Wuang Dibangun
NTT NEWS

Tahun 2018 Ini, Jembatan Wae Wuang Dibangun

By Redaksi13 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi jembatan Wae Wuang di Desa Borik, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai yang ambruk akibat diterjang banjir tahun 2016 lalu (Foto: Adrianus Aba/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT– Jembatan Wae Wuang di Desa Borik, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai segera dibangun tahun 2018 ini.

Jembatan yang menghubungkan wilayah Manggarai dan Manggarai Barat itu ambruk setelah diterjang ombak pada 14 Juni 2016 lalu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai, Libert Habut mengatakan jembatan Wae Wuang rencananya akan dibangun pada bulan Mei mendatang.

“Dana sudah ada bersumber dari dana hibah BNPB Jakarta,” kata Libert saat dihubungi VoxNtt.com, Sabtu (13/01/2018) malam.

Dia menambahkan, total dana yang disiapkan untuk membangun jembatan di daerah bagian selatan Manggarai itu sebesar Rp 6,4 Miliar.

“Dengan pola pelelangan umum sesuai Kepres Nomor 54 Tahun 2010,” ungkap Libert.

Dikabarkan sebelumnya, Lexy enggan menyebutkan nama lengkapnya. Ia hanya mengaku pengguna jalan lintas selatan Kabupaten Manggarai yang hendak menuju Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Di jembatan Wae Wuang di Desa Borik, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai pada Minggu, 5 November 2017 ia bertemu dengan VoxNtt.com. Jembatan itu terdapat di jalan lintas selatan Manggarai.

Lexy tiba di jembatan perbatasan Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat itu satu jam lebih cepat dari media ini.

Saat berbincang-bincang di jembatan itu, Lexy terus menggeleng kepala dengan ekspresi wajah yang cemberut.

Ia mengaku bingung dan kesal dengan sikap Pemkab Manggarai yang hingga kini tidak kunjung memperbaiki jembatan Wae Wuang.

Padahal data yang ia himpun jembatan yang bersentuhan langsung dengan pinggir laut Sawu itu sudah ambruk diterjang ombak pada 14 Juni 2016 lalu.

Lexy mengaku kesulitan untuk menuju Labuan Bajo, sebab jembatan itu putus total. Kendaraan sama sekali tidak bisa melewati jembatan Wae Wuang selama satu tahun terakhir.

Terpantau pada Minggu siang itu, gumpalan tembok sisa jembatan terserak di mana-mana. Di dasar jembatan terdapat tumpukan batu yang tidak beraturan.

Bahkan tengah jembatan, ranting dan pohon-pohon kayu masih setia menunggu terjangan ombak. Sampah-sampah terus bertumpuk di atas batu-batu itu.

Desahan ombak dengan penuh kebisingan di laut bagian selatan Manggarai itu menggugah permenungan Lexy.

Ia mengaku dalam benaknya sedang memikirkan kemudahan akses transportasi sebelum jembatan Wae Wuang ambruk diterjang banjir.

Dikatakannya, warga pengguna jalan terpaksa harus menggunakan kendaraan jemput jika hendak menuju Manggarai Barat. Demikian sebaliknya.

Di bagian yang terputus itu, para pengguna terpaksa harus berjalan kaki dengan ekstra hati-hati, berhubung batu-batu pinggir laut sangat licin.

Bagi Lexy, lintas selatan Manggarai merupakan ruas vital bagi masyarakat setempat. Karenanya, Pemkab Manggarai segera memperbaiki jembatan Wae Wuang yang sudah satu tahun lalu ambruk.

 

Penulis: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleIni Penjelasan BKH Terkait Tudingan Memihak FPI
Next Article Tahun 2017, Kinerja Pegawai di Manggarai Rendah

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.