Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Di Satar Teu Lamba Leda, Ayah Tega Perkosa Anak Kandungnya
HUKUM DAN KEAMANAN

Di Satar Teu Lamba Leda, Ayah Tega Perkosa Anak Kandungnya

By Redaksi21 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dominikus Soni, terduga pelaku pemerkosaan TN (Foto: Dok. Polres Manggarai)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Kisah pilu menimpa TN. Anak berusia 12 tahun itu dilaporkan diperkosa ayah kandungnya, Dominikus Soni di Satar Teu, Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten, Minggu (21/1/2018).

Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Daniel Djihu kepada VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp-nya, Minggu (21/01/2018), mengungkap pada Selasa, 4 Juli 2017 sekitar pukul 16.00 Wita, korban sedang memasak nasi di dapur. Tiba-tiba ayah kandungnya memanggil korban untuk masuk ke dalam kamar.

Saat korban bersama Dominikus di dalam kamar, kemudian ayahnya menyuruh untuk membuka baju dan celana.

Namun korban tidak mau. Dominikus pun menarik tangan korban dan memaksanya untuk membuka baju dan celana.

Setelah itu ayahnya itu meniduri korban di atas tempat tidur. Ia memasukkan “barangnya” ke dalam vagina korban sebanyak satu kali.

Akibat aksi bejat Dominkus, korban merasa kesakitan dan vaginanya saat itu mengalami luka dan berdarah .

Korban sempat berteriak minta tolong. Namun ayahnya menutup mulut korban dengan tangan sambil mengancam hendak membunuh TN.

Lantaran takut, korban pun pasrah melayani perbuatan ayahnya sambil menangis.

Setelah melancarkan nafsunya, Dominikus kembali mengancam korban akan memukul dan membunuh, apabila menceritakan kepada orang lain.

Kejadian ini baru terungkap setelah secara tidak langsung Dominikus menceritakan kejadian itu kepada kakak sepupuhnya, Lukas Kardiman.

Mendengar cerita itu, Lukas Kardiman kemudian memberitahu ibu kandung korban, Klemensia Epen.

Mereka kemudian melaporkan kejadian pemerkosaan TN ke Polsek Lamba Leda.

“Kasus tersebut saat ini sedang ditangani oleh unit Reskrim Polsek Lamba Leda,” jelas Djihu.

Untuk diketahui, Dominikus mempunyai empat orang istri. Korban sendiri merupakan anak ke-4 dari istri Dominikus yang keempat.

 

Penulis: Nansianus Taris

Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleMS Sebut Orang yang Sebarkan Isu Skandal Seks, Manusia Pendosa Berat
Next Article Jelang Pilkada, Pemuda Katolik Nagekeo Ajak Masyarakat Jaga Keharmonisan

Related Posts

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.