Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»KPU TTS Lakukan Penelitian Berkas Perbaikan Bacalon Bupati dan Wakil Bupati
Regional NTT

KPU TTS Lakukan Penelitian Berkas Perbaikan Bacalon Bupati dan Wakil Bupati

By Redaksi23 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Komisioner KPU TTS, Romi Dau. (Foto: Paul Resi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT- Proses Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati TTS Periode 2018-2023 yang diikuti oleh empat pasangan bakal calon, sudah memasuki tahap penelitian atas berkas perbaikan yang diserahkan oleh empat pasangan bakal calon, masing-masing Johanis Lak’apu-Yefta Mella, Obed Naitboho-Alexander Kase, E.P.Y Tahun-Army Konay dan Ampera Seke Selan.

Menurut salah satu komisioner KPU TTS, Romi Dau yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa (23/1/2018) mengatakan, berkas perbaikan yang diserahkan oleh empat pasangan calon sedang diteliti oleh KPU.

Penelitian tersebut, bertujuan untuk memastikan, apakah berkas atau dokumen yang diserahkan pasangan bakal calon, lengkap dan sah ataukah tidak.

“Penelitian berkas perbaikan yang diserahkan oleh empat pasangan bakal calon tersebut, bertujuan untuk memastikan, apakah berkas perbaikan yang diserahkan lengkap dan sah ataukah tidak,” jelas Romi Dau.

Belum dipastikan, apakah masih ada pasangan bakal calon yang berkasnya atau dokumennya lengkap dan sah atau tidak, karena penelitian dilakukan sejak tanggal 20 sampai dengan 26 Januari 2018.

“Nanti setelah tanggal 26 Januari 2018, kita akan sampaikan hasilnya kepada empat pasangan bakal calon,” tutur Romi.

Jika dalam penelitian berkas perbaikan, ditemukan masih ada berkas pasangan bakal calon yang dinyatakan lengkap tapi tidak sah, maka KPU akan melakukan pleno untuk memutuskan hasil penelitian tersebut, dan semua itu akan disampaikan kepada publik.

Lebih lanjut, disampaikan oleh Romi, setelah tanggal 26 ada ruang untuk tanggapan dari masyarakat bekaitan dengan 4 bakal pasangan calon, yang akan ditetapkan sebagai pasangan calon pada tanggal 12 Februari dan pengundian Pasangan Calon tanggal 13 Februari.

Penulis: Paul Resi

Editor: Boni Jehadin

 

TTS
Previous ArticleJumlah RTLH di TTU Meningkat 9 Ribu Unit
Next Article Diduga Tilep Dana Desa, Warga Alas Utara Laporkan Kades

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.