Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Di Belu, MS Menari Ja’i dan Jelaskan Program “Membangun dari Desa”
Pilkada

Di Belu, MS Menari Ja’i dan Jelaskan Program “Membangun dari Desa”

By Redaksi25 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Calon Gubernur NTT, Marianus Sae Ja'I Bersama warga Belu di Gedung Graha Kirani Atambua, Rabu (24/1/2018) malam (Foto: Tribunnews.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT-Bakal Calon Gubernur (Bacagub) NTT, Marianus Sae berkesempatan bertatap muka dengan relawan dan simpatisan di Kabupaten Belu.

Tatap muka bersama ribuan relawan dan simpatisan tersebut berlangsung di aula gedung Graha Kirani Atambua, Kelurahan Tulamalae, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Rabu (24/01/2018) malam.

Setelah seharian bersama tim bergerilya di Lamaknen, Marianus kembali ke Atambua menggunakan motor trail bersama rombongan.

Tiba di Graha Kirani, Marianus disambut meriah oleh simpatisan dan masyarakat Belu dengan meneriakkan yel-yel, “berjuang, maju, menang”.  Marianus kemudian langsung memimpin Ja’i bersama di aula utama Graha Kirani.

Usai menari bersama simpatisan dan masyarakat Belu, Marianus diberi kesempatan untuk menyapa masyarakat yang sudah memadati gedung Graha Kirani sejak sore.

Membangun dari Desa

Di hadapan masyarakat, Marianus  memaparkan program unggulannya yakni ‘membangun dari desa’. Program ini, katanya, berhasil membawa Ngada keluar  dari keterpurukan.

“Jika mau membangun daerah maka bangunlah dari desa, di desa masyarakat lebih membutuhkan sentuhan pelayanan yang namanya pembangunan itu,” paparnya.

Ia mengakui, jika mau membangun dari desa, maka yang pertama dilakukan adalah kecilkan dahulu wilayah desa. Untuk itu desa harus didorong untuk dimekarkan.

“Jika desa ini jumlah KK-nya kurang sesuai aturan maka ambil KK dari desa lain untuk lengkapi sehingga desa bisa mandiri. Yang harus dibangun adalah infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan ekonomi masyarakat desa,” jelasnya.

Usai menyapa ribuan relawan dan simpatisan, Marianus kembali larut dalam Ja’i dan Tebe bersama para relawan dan simpatisan yang memadati gedung Graha Kirani.

Penulis: Marcel Manek
Editor: Irvan K

Belu
Previous ArticleDinkes TTU Segera Telusuri Asal Limbah Medis di Hutan Tatub
Next Article FORKOM Desak BLM Undana Cabut SK Rektor

Related Posts

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Pemberhentian Guru SMAN 1 Lamaknen Selatan, Ujian Akuntabilitas Pendidikan Perbatasan

22 Februari 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.