Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pemkab Matim Bantu Warga Asal Flotim yang Telantar
NTT NEWS

Pemkab Matim Bantu Warga Asal Flotim yang Telantar

By Redaksi26 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Hendrikus Hatan Liu, saat berada di Dinas Sosial Manggarai Timur (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Pemkab Matim) melalui Dinas Sosial membantu membiayai perjalanan pulang pria asal Flotim, Hendrikus Hatan Liu yang sebelumnya telantar di Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Dinas Sosial di Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Kabupaten Matim siap membiayai transportasi Hendrik sampai di Kabupaten Ngada.

Fidelis S. Sumarno, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Kabupaten Matim kepada VoxNtt.com, Jumat (26/01/2018), menyatakan setiap warga yang mengalami hal serupa harus dibantu.

“Kalau ada surat dari kabupaten sebelumnya, kita akan segera proses lanjut untuk membiayai Hendrik pulang. Dan itu sampai di kabupaten berikutnya seperti kabupaten Ngada,” tutur Kabid Sumarno.

Selanjutnya, kata dia, transportasi Hendrik ditanggung oleh Pemkab Ngada.

“Nanti untuk dapat biaya pulang dari Ngada ke kabupaten berikutnya, dia harus hantarkan surat kami ke Dinas Sosial di Kabupaten Ngada,” katanya.

Sebelumnya, Hendrikus Hatan Liu ( 58), pria asal Kampung Waru, Desa Boru, Kecamatan Ulandita, Kabupaten Flores Timur (Flotim) telantar di Labuhan Bajo.

Dia mengaku, ke Labuan Bajo untuk menjemput putrinya yang pernah merantau ke kota di ujung barat Pulau Flores itu.

“Saya keluar dari Flores Timur sejak Rabu (24/01) pukul 09.00 pagi. Sampai di Labuan Bajo, saya tidak ketemu anak saya. Akhirnya saya memutuskan untuk pulang,” aku Hendrik.

Saat hendak pulang ke Flotim, dia mengaku kehabisan uang. Karena kehabisan biaya, dia melapor diri ke Polres Mabar.

Hendrik kemudian mendapatkan pertolongan dari Polres Mabar dan selanjutnya diantar ke Dinas Sosial kabupaten tersebut.

“Saya jalan dari Labuan Bajo menuju Kabupaten Manggarai dibiayai oleh Dinas Sosial Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Kabupaten Manggarai Barat. Sampai di Ruteng, saya nginap di hotel yang sudah ditentukan oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai. Tadi pagi lanjut ke Borong Kabupaten Manggarai Timur,” ungkap Hendrik.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleBayi Laki-Laki Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Warga
Next Article Wabup TTS Beri Penghargaan bagi Hotel Yang Taat Pajak

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.