Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Ketua MUI NTT Hadir dalam Silaturahmi Victory-Joss, IPMMB Surabaya Kesal
NTT NEWS

Ketua MUI NTT Hadir dalam Silaturahmi Victory-Joss, IPMMB Surabaya Kesal

By Redaksi29 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sreenshot postingan facebook Ptiga-Mabar
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Vox NTT– Ikatan Pemuda Muslim Manggarai Barat (IPMMB)-Surabaya mengaku kesal dengan adanya informasi kehadiran Ketua MUI NTT, H. Abdul Kadir Makarim saat acara silaturahmi Paket Victory-Joss di Labuan Bajo, Jumat (26/01/2018).

Paket ini merupakan pasangan Victor Bungtilu Laiskodat dan Josef A Nae Soi, bakal calon gubernur dan wakil gubernur NTT periode 2018-2023.

Ketua IPMMB Surabaya, Bahrudin Mudhar mempertanyakan kehadiran H. Abdul dalam acara silaturahmi Paket Victory-Joss di Sekretariat DPC PPP Mabar tersebut.

“Pada acara silaturahmi pasangan calon gubernur Victor Bungtilu Laiskodat dan calon wakil gubernur Josef A. Nae Soi yang digelarkan oleh DPC Partai Persatuan Pembangunan-Manggarai Barat, yang diposting langsung oleh akun facebook atas nama Ptiga-Mabar,(26/01/2018),” kata Bahrudin dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Minggu (28/01/2018).

Kehadiran H. Abdul dalam acara politik tersebut membuat Bahrudin benar-benar menyesal. Sebab H. Abdul adalah tokoh dari lembaga umat Islam.

“Lembaga MUI dalam pandangan kami sebagai anak muda, mahasiswa dan umat Islam, bahwasannya MUI merupakan lembaga umat untuk bersatu,” kata Bahrudin.

Dia menegaskan, jika MUI dijadikan sebagai alat untuk memenangkan Paslon tertentu, maka sesungguhnya sedang mempolitisasi lembaga umat Islam. Kehadiran H. Abdul bisa berpotensi memecah belah umat Muslim.

“Bagaimana tidak? Dalam Pilgub NTT 2018 saja umat Islam banyak di antara mereka yang berbeda dalam memilih pasanga cagub dan cawagub. Jadi kalau Bapak Ketua MUI NTT (hadir) mengatasnamakan pribadi dalam pesta politik ini, kami tidak mempersoalkan, tapi kalau kehadirannya menggunakan MUI kami tidak sepakat,” katanya.

Menurut Bahrudin, MUI bukan lembaga yang digunakan sebagai alat politik untuk memenangkan paslon tertentu. MUI adalah lembaga umat Islam.

“Jadi kalau mau berkecimpung dalam politik lepaskan identitas sebagai MUI, Jangan membawa nama MUI dalam pesta politik tersebut. Itu sangat berpengaruh dalam masyarakat,” tandas Bahrudin.

Karena itu, IPMMB Surabaya meminta agar kehadiran H. Abdul di DPC PPP Mabar tidak mencantum nama MUI. Hal ini penting diperhatikan untuk menjaga keharmonisan di kalangan umat.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan Ketua MUI NTT, H. Abdul Kadir Makarim belum berhasil dikonfirmasi.

 

Penulis: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticlePKS Ajak Warga Manggarai Raya Pilih Dua Benny
Next Article Tanah Longsor Tutup Ruas Jalan Maubesi- Wini TTU

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.