Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Terkait Polemik Inkonsistensi APBD Manggarai, Ini Komentar JPIC
NTT NEWS

Terkait Polemik Inkonsistensi APBD Manggarai, Ini Komentar JPIC

By Redaksi29 Januari 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pastor Marten Jenarut, koordinator JPIC Keuskupan Ruteng
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT– Koordinator JPIC Keuskupan Ruteng, Pastor Marten Jenarut menyesalkan kegaduhan inkonsistensi penetapan APBD 2017 yang terjadi di DPRD Manggarai.

Menurut dia, kegaduhan itu membuktikan kentalnya kepentingan kelompok di lembaga dewan tersebut.

“Kekisruhan dan kegaduhan berkaitan politik anggaran di lembaga DPRD kabupaten Manggarai membuktikan bahwa politik kepentingan sektarian masih sangat kuat. Politik transaksional dan bergaining antarkelompok-kelompok kepentingan menjadi satu jenis kekacauan politik dan tidak membuat politik itu bermartabat,” katanya melalui pesan WhatsApp, Minggu (28/1/2018).

“Konsep pembangunan boleh besar dan indah serta sarat argumentasi ilmiah, namun kalau gaya politiknya seperti itu maka konsep pembangunan cuma sebatas konsep yang sangat sexi untuk menjadi isi dari pidato atau omongan politik di masyarakat,” tegas Jenarut.

Sebab itu, dia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara tuntas. Jika memang ada indikasi korupsi, kata Jenarut, sebaiknya Polisi dan Jaksa sebagai penyidik di daerah dapat segera mengambil sikap.

“Kita berharap persoalan ini bisa selesai dan tuntas. Kalau memang ada dugaan tindak pidana korupsi di sana, polisi atau kejaksaan sebagai penyidik tindak pidana korupsi di daerah, segera ambil langkah konkret dan serius tangani soal ini,” pintahnya.

 

Kontributor: Ano Parman
Editor: Adrianus Aba

Manggarai
Previous ArticleSebut Banggar Pura-pura, Ini Sindiran Keras untuk Marsel Ahang
Next Article Gubernur Siap Buka DIKLATDA dan SILATDA HIPMI NTT

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.