Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»WTM Perkuat Petani, Manfaatkan Potensi Lokal
Regional NTT

WTM Perkuat Petani, Manfaatkan Potensi Lokal

By Redaksi5 Februari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Direktur WTM, Wnfridus Keupung (memegang microphone) saat menjadi pembicara dalam salah satu kegiatan yang digelar WTM
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT– Wahana Tani Mandiri (WTM) ingin memperkuat petani di Sikka melalui pemanfaatan potensi lokal yang tersedia. Hal ini merupakan hasil refleksi perjalanan WTM sepanjang tahun 2017 lalu.

Menurut Dikertur WTM, Win Keupung, kesejahteraan petani hanya dapat terwujud apabila petani mampu berproduksi sembari melakukan konservasi terhadap sumber daya alam yang ada. Selain itu, ketergantungan petani terhadap pihak luar harus dikurangi perlahan-lahan.

“Syaratnya hanya satu yaitu dengan memanfaatkan potensi yang ada di sekitar mereka baik itu potensi sumber daya alam, sumber daya manusia maupun pembiayaan,” ujarnya saat dihubungi VoxNtt.com pada Sabtu (3/2/2018).

Bentuk pemanfaatan potensi lokal tersebut misalnya dengan mengembangkan pertanian selaras alam. WTM selama ini mendorong petani-petani dampingannya untuk bertani secara organik. Pemanfaatan pupuk dan pestisida organik adalah bentuk konservasi alam dan pertanian berbasis sumber daya lokal.

Tidak hanya itu, WTM pun mendorong petani untuk menjadi petani peneliti. Salah satu hasil signifikan dari proses itu adalah adanya petani yang mampu mengembangkan varietas benih padi baru yang lebih tahan terhadap kondisi iklim di Sikka.

Selain pemanfaatan sumber daya lokal, WTM juga mengharapkan adanya kebijakan skala lokal di tingkat desa yang berpihak pada petani.

“UU Desa dan Dana Desa harus mampu diartikulasikan dalam kebijakan yang mendorong kemandirian petani dan perlindungan terhadap alam yang menjadi modal utama pertanian di desa,” tegas Win Keupung.

Sampai saat ini WTM telah berusia 21 tahun. WTM mendampingi sekurang-kurangnya 40 kelompok tani di 4 kecamatan di Sikka.

 

Penulis: Are de Peskim
Editor: Adrianus Aba

Sikka
Previous ArticlePetir Hadir untuk Rakyat Sikka
Next Article Rumah Warga Desa Lengkosambi Timur Terendam Banjir

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.