Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Diberitakan Sekolah Ambruk, Kepsek SDN Watu Lando Malah Naik Pitam
HEADLINE

Diberitakan Sekolah Ambruk, Kepsek SDN Watu Lando Malah Naik Pitam

By Redaksi7 Februari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi gedung SDN Watu Lando (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Pada Selasa, 6 Februari 2018, VoxNtt.com menurunkan berita berjudul; Ditelantarkan, SDN Watu Lando Nasibmu Kini.

Berita ini diturunkan dengan mengacu kepada dua pernyataan narasumber. Keduanya yakni, Rinniiy Talik yang mengaku kepada VoxNtt.com sebagai salah satu orangtua murid SDN Watu Lando dan Camat Lamba Leda Aleks Rahman.

Kedua narasumber ini menjelaskan bahwa gedung SDN yang berlokasi di Kampung Lando, Desa Lamba Keli, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) itu ambruk setelah diterjang angin kencang disertai hujan lebat pekan lalu.

Baca di sini: Ditelantarkan, SDN Watu Lando Nasibmu Kini

Pada Selasa sore, VoxNtt.com mengonfirmasi Kepala SDN Watu Lando Damianus Juk terkait bencana yang menimpa sekolahnya melalui telepon.

Di awal wawancara, Kepsek Dami mengaku sudah lama sekolahnya ambruk akibat hujan disertai angin kencang.

Dikatakannya, semua ruangan kelas SDN Watu Lando dalam keadaan darurat.

Namun saat ditanya kerusakan yang perlu ditanggapi secara darurat agar anak-anak sekolah bisa kembali menjalankan kegiatan belajar mengajar (KBM), Kepsek Dami tiba-tiba naik pitam.

“Eh, tergantung meu pe ta ne. Nia kat gerak demeu jangan kamu timbangkan juga dengan kraengtua (dia). Co kat cara demeu pe (Tergantung kalian, Apapun pergerakan kalian, jangan pertimbangkan juga dengan saya. Itu tergantung cara kalian,” ujar Kepsek Dami dengan marah-marah dalam bahasa daerah Manggarai.

VoxNtt.com pun kembali menjelaskan pertanyaannya dan berharap Kepsek Dami menginventarisasi kebutuhan mendesak sekolahnya pasca bencana tersebut.

Namun Kepsek Dami malah kembali marah-marah. Bahkan ia menantang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebuadayaan (P&K) Matim Frederika Soch.

“Termasuk Ibu Kadis (Kepala Dinas P&K Matim Frederika Soch) juga di bawah (di Borong) Kalau saya datang jengang, jengang (kata jengang sering diungkapkan oleh orang Manggarai yang mengarah kepada tindakan tak senonoh). Bom te bae kat otak daku ta (kamu kan tahu otak saya),” ujar Kepsek Dami dengan kalimat menantang Kadis Frederika.

“Aiks meu ta (tergantung kalian), kamu mau seperti apa. Kalau saya dalam keadaan dilema, saya kan pihak dirugikan,” tegas Dami saat ditanya kerusakan sekolahnya.

Dia mengatakan, tahun 2017 lalu SDN Watu Lando juga rusak, namun hingga kini tidak diperhatikan

“Kasih tahu teman itu, seperti itu saya punya jawab e, Jadi seperti apapun, makanya saya harus kasar ini omong, termasuk yang ada di dinas, saya kasar itu. Saya kalau kasar itu, kasar betul saya omong,” katanya lagi.

 

 

Penulis: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai Manggarai Timur
Previous ArticleTerkait Sengketa Tanah Paroki Bolan, Ini Kata Kuasa Hukum Tergugat
Next Article Urus Sertifikat Tanah, Masyarakat TTU Diminta Tidak Gunakan Jasa Calo

Related Posts

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.