Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kualitas Rastra Sudah Diperiksa, Hasilnya Layak Dikonsumsi
Regional NTT

Kualitas Rastra Sudah Diperiksa, Hasilnya Layak Dikonsumsi

By Redaksi27 Februari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Acara simbolis distribusi Bansos Rastra di Kabupaten Manggarai (Foto: Humas dan Protokol Kabupaten Manggarai)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT-  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai bersama Perum Bulog Sub Divisi Regional (Sub Divre) Ruteng sudah memeriksa Beras Sejahtera (Rastra) perdana tahun 2018.

Kualitas beras yang disalurkan melalui program Bantuan Sosial (Bansos) Rastra tersebut sudah diteliti oleh tim khusus dan dinyatakan baik. Rastra perdana tahun 2018 dinyatakan layak dikonsumsi.

“Beras yang dibagi ini adalah beras dengan kualitas baik dan layak didistribusi,” ujar Bupati Manggarai, Deno Kamelus saat meninjau secara langsung distribusi Bansos Rastra di Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong, Sabtu (24/02/2018), sebagaimana dirilis Humas dan Protokol Kabupaten Manggarai yang salinannya diterima VoxNtt.com.

Bupati Deno mengatakan, Kabupaten Manggarai merupakan kabupaten kedua di Provinsi NTT setelah Kabupaten Kupang yang melaksanakan penyaluran Bansos Rastra 2018.

Baca: Pemkab Manggarai Gelar Launching Bansos Rastra 2018

Menurut dia, penanganan keluarga yang kurang sejahtera dilakukan secara terpadu. Oleh karenanya seluruh pihak harus terlibat aktif, mulai dari pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, desa dan seluruh masyarakat.

“Kalau ingin lancar dalam pendistribusian ini, maka semua pihak yang terlibat jangan bikin soal. Prinsip bantuan keluarga ini berkelanjutan dan beras dibagi setiap tanggal 25 tiap bulannya,” jelas bupati yang berpasangan dengan Victor Madur itu.

Dikatakan, Bansos Rastra tersebut mulai berbeda di tahun 2018 ini. “Kalau tahun lalu berasnya harus ditebus, tahun ini berasnya diterima secara gratis. Tanpa biaya tebus.” katanya.

“Pemerintah tidak hanya urus rakyat yang secara sosial ekonomi mampu tapi juga mengurus masyarakat yang tidak mampu. Salah satu contoh adalah warga penghuni Panti Renceng Mose dan para penyandang disabilitas,” tambah Deno.

Sementara itu dalam laporan singkatnya, Camat Langke Rembong Petrus C. Masangkat menyampaikan bahwa jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayahnya tercatat sebanyak 1.732.

 

Penulis: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleWali Kota Kupang Tanda Tangan Perjanjian Kerja Bersama OPD
Next Article Ketika Polisi Gantikan Sepatu Siswa yang Robek di Ende

Related Posts

Hujan Lebat Picu Jalan Nasional Ruteng–Reo Retak dan Nyaris Putus

8 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
Terkini

Hujan Lebat Picu Jalan Nasional Ruteng–Reo Retak dan Nyaris Putus

8 Maret 2026

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.