Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Warga Compang Wesang Antusias Sambut Paket Merpati
NTT NEWS

Warga Compang Wesang Antusias Sambut Paket Merpati

By Redaksi14 Maret 20183 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Paket Merpati diterima secara adat oleh masyarakat desa Compang Wesang (Foto: Relawan MERPATI)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Pasangan calon bupati dan wakil bupati Manggarai Timur, Marselis Sarimin dan Paskalis Sirajudin (Paket Merpati) berkesempatan mengunjungi warga Desa Compang Wesang, Kecamatan Poco Ranaka, Rabu (14/03/2018).

Rombongan Paket Merpati tiba di Kampung Wesang Desa Compang Wesang pukul 10.00 Wita.

Di kampung ini, pasangan pensiunan Polri dan Birokrat itu diterima di rumah gendang (rumah adat) Kampung Wesang.

Baca: Potensi Kemenangan Paket Merpati Sangat Tinggi

Mereka diterima dengan nuansa adat Manggarai oleh masyarakat setempat.

Tampak, ratusan masyarakat Kampung Wesang sangat antusias menyambut kedatangan rombongan pasangan yang diusung partai PDIP, NasDem, dan Demokrat itu.

Di dalam rumah gendang dan di hadapan ratusan masyarakat Desa Compang Wesang, calon bupati Paket Merpati Marselis Sarimin menyampaikan sebelas program yang menjadi visi dan misi mereka lima tahun ke depan.

Ada pun 11 agenda kerja nyata Paket Merpati sebagaimana disampaikan Marselis Sarimin. Ke-11 agenda itu antara lain:

Pertama, JAL (jalan, air, dan listrik) untuk mempercepat pembangunan antar sentra-sentra ekonomi.

Kedua, pemberdayaan BUMdes untuk penyerapan tenaga kerja, stabilitas harga komoditi dan simpan pinjam untuk musim paceklik.

Ketiga, insentif untuk warga lanjut usia dan anak yatim piatu (program pemberdayaan dan perlindungan perempuan dan perlindungan anak).

Baca: Dorong BUMDes, Cara Paket Merpati Genjot Ekonomi Desa

Keempat, pengembangan pariwisata berbasis agrikultur dan budaya lokal.

Kelima, penerapan budaya lonto leok (duduk melingkar) untuk pemecahan masalah-masalah sosial kemasyarakatan.

Keenam, reformasi birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, melayani, dan produktif.

Ketujuh, pengangkatan THL (tenaga harian lepas) melalui SK Bupati.

Kedelapan, pengelolaan hutan berbasis masyarakat.

Kesembilan, pengembangan balai latihan kerja (BLK) di tiap kecamatan untuk menumbuhkan sentra-sentra ekonomi kreatif.

Kesepuluh, bea siswa sekolah kedokteran dan sekolah keterampilan khusus bagi anak-anak dari masyarakat berpendapatan rendah (MBR).

Kesebelas, pengembangan cabang olahraga unggulan agar bisa berprestasi di level regional dan nasional.

Marselis menjelaskan, kesebelas program yang ditawarkan Paket Merpati tentu melalui proses yang panjang.

Itu melalui kajian lapangan dan analisis mendalam dengan tim partai koalisi, tim media, organisasi masyarakat, dan juga kaum muda yang bergabung dalam gerakan Matim hebat.

Baca: Peduli Perempuan, Soppan Dukung Paket Merpati

Usai menyampaikan itu, masyarakat diberi kesempatan untuk bertanya, memberikan saran dan masukan serta kritikan bagi program yang ditawarkan paket Merpati.

Masyarakat berlomba-lomba mengangkat tangan untuk bertanya kepada calon bupati Paket Merpati.

“Saya sangat senang dengan program yang ditawarkan paket Merpati. Bagi saya, semuanya itu sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat Manggarai Timur, khususnya di poin perkuatkan BUMDes tadi. Saya sebagai petani sangat mendukung itu. Dan juga, program yang lainnya sangat pas untuk masyarakat Matim,” ujar salah seorang petani yang tidak sempat diminta identitasnya di hadapan Marselis Sarimin dan rombongan.

Penulis: Nansianus Taris

Manggarai Timur
Previous ArticleLagi, TKI Asal Ende Meninggal di Lawas Malaysia
Next Article Komisi I DPRD Belu Minta Bupati Sampaikan Hasil Evaluasi SK Teko

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.