Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Irjen Wahju Akan Laporkan Kondisi Pelabuhan Nangakeo Ende ke Menteri Budi
Ekbis

Irjen Wahju Akan Laporkan Kondisi Pelabuhan Nangakeo Ende ke Menteri Budi

By Redaksi15 Maret 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pelabuhan Nangakeo di Kabupaten Ende, NTT (Foto: istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenhub, Wahju Satrio Utomo mengunjungi Pelabuhan Nangakeo di Kabupaten Ende, NTT, Kamis (15/03/2018). Kunjungan Irjen Wahju untuk mengidentifikasi pelabuhan tersebut yang dianggap sudah mangkrak.

“Fokus utamanya adalah melihat fasilitas-fasilitas pemerintah khususnya pelabuhan-pelabuhan yang kondisinya mangkrak,” katanya kepada Wartawan di Pelabuhan Ippi.

Menurut dia, pelabuhan Nangakeo tidak difungsikan dengan alasan cuaca. Sehingga kapal tidak dapat bersandar di Pelabuhan itu.

Ia berjanji akan menyampaikan kondisi Pelabuhan Nangakeo kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk kemudian melakukan kajian ulang.

Baca: Irjen Kemenhub Pastikan Perpanjangan Pelabuhan Ippi Ende Tahun 2018

Kajian tersebut bermaksud untuk membenahi pelabuhan tersebut agar bisa dimanfaatkan masyarakat.

“Biar bagaimana pun fasilitasi publik yang sudah dibangun artinya tidak terbengkelai lah. Menurut informasi bahwa ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk mengangkut hasil-hasil kebun, kebutuhan pokok lainnya yang masuk ke wilayah Kabupaten Ende,” jelas Wahju.

Ia menjelaskan, kajian ulang yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan berkaitan dengan arus atau gelombang. Sehingga pembangunan nanti disesuaikan dengan musim gelombang laut.

“Yah, nanti kita kajian ulang,” katanya singkat.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleSudah 6 Tahun Lumpuh, Anak Ini Butuh Bantuan Pemkab Matim
Next Article Makna “Sekuntum Bunga” dan Lagu “Jangan Salah Menilaiku” Ala Marsel-Djafar

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Organisasi Sipil Berperan Penting Dukung Investasi Hijau

3 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.