Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Produk Cokelat Merk Kobar dari Kakao, Ini Kata Hugo Saat Kunjung ke Nagekeo
NTT NEWS

Produk Cokelat Merk Kobar dari Kakao, Ini Kata Hugo Saat Kunjung ke Nagekeo

By Redaksi24 Maret 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPR RI asal NTT, Andreas Hugo Pareira sedang mengamati produk cokelat merk Kobar di Desa Kotawuji Barat, Keo Tengah, Kabupaten Nagekeo (Foto: Doc. AHP)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Nagekeo, Vox NTT-Anggota DPR RI asal NTT, Andreas Hugo Pareira melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Nagekeo, Jumat (23/03/2018).

Dalam kunjungan ke daerah pemilihan NTT I, Andreas Pareira juga didampingi oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nagekeo Selly Adjo Bupu beserta struktur partai dan juga Sylvester Yewa, anggota DPRD Kabupaten Nagekeo dari Fraksi PDI Perjuangan.

Kunjungan Hugo kali ini di daerah yang terkenal dengan potensi perkebunan kakao yakni Desa Kotawuji Barat, Kecamatan Keo Tengah.

Dalam dialog antara politisi senior PDIP dengan masyarakat setempat, terungkap produk cokelat batangan hasil karya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Rasa produk tersebut diakui tidak kalah saing dengan cokelat batangan yang dipasarkan di Swalayan di penjuru tahan air.

Produk cokelat khas milik Desa Kotawuji Barat ini dipasarkan dengan memberi merk “Kobar”. Produk ini pun dikemas dengan bungkus yang menarik tidak kalah dengan merk-merk terkenal lainnya.

Dalam proses produksinya, Desa Kotawuji Barat masih mengandalkan peralatan yang sederhana dengan kapasitas produksi yang terbatas dimana pabriknya terletak tepat berada di belakang kantor desa.

Desa Kotowuji Barat mampu menghasilkan 100 bungkus batang cokelat per harinya dan siap didistribusi ke swalayan-swalayan di seluruh daratan Flores.

Menurut Kepala Desa, Emanuel Embu, bahwa proses produksi cokelat Kobar ini dapat berjalan dengan memanfaatkan dana desa yang disediakan dari APBN. Sehingga mereka dapat membentuk BUMDes untuk produk cokelat ini.

Namun, Kades Embu mengharapkan agar perlu pengadaan peralatan yang lebih canggih, sehingga BUMDes Kotawuji Barat dapat meningkatkan hasil produksinya.

Menanggapi itu, Hugo mengatakan bahwa Flores mempunyai potensi alam yang sangat kaya. Tidak hanya sebagai daerah wisata, tetapi juga hasil alamnya untuk hasil produk lainnya.

Desa Kotawuji Barat, sebut Hugo, telah berhasil menunjukan potensi lain yang selama ini kurang dilirik. Ia yakin dengan bantuan banyak pihak baik dari Pemerintah Daerah maupun sektor swasta, produk cokelat Kobar ini dapat semakin meningkatkan jumlah produksi.

Selain itu, cakupan distribusinya dapat dikenal oleh masyarakat luas hingga ke mancanegara.

Hugo juga menyatakan bahwa adanya lembaga BUMDes sebagai bentuk nyata pemanfaatan dana desa.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende Nagekeo
Previous ArticleDi TTU, Jaksa Masuk Sekolah Sasar yang Minim Infrastruktur
Next Article Jelang Paskah, SIAD TTU Santuni Jompo di Kota Kefamenanu

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.