Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»OMK Kampung Nul Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak
Regional NTT

OMK Kampung Nul Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak

By Redaksi2 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Saat anggota OMK Nul memperbaiki kerusakan di jalan Watu Ci'e-Deno (Foto: Van Agut)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Sejumlah anggota orang muda katolik (OMK) Kampung Nul, Desa Pocolia, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur bergotong royong memperbaiki jalan rusak pada ruas Watu Ci’e-Deno, Senin (02/04/2018).

Koordinator OMK Kampung Nul Van Agut saat ditemui VoxNtt.com di lokasi, mengatakan, kegiatan bakti sosial itu lahir dari kepedulian mereka melihat jalan Watu Ci’e-Deno yang kondisinya rusak parah. Perbaikan tersebut dilakukan di dekat Kampung Nul.

“Jalan ini terlalu parah. Banyak pengendara yang sering kecelakaan di sini. Apalagi ini tikungan juga tanjakkan. Pengendara harus ekstra hati-hati saat melewati jalan ini. Makanya kami kerja bakti hari ini. Mencegah sebelum banyak orang yang jadi korban,” ujar Van.

Kata dia, mereka membuat saluran drainase agar air hujan tidak menggenang di bahu jalan. Menurutnya, tanpa drainase aspal bakal rusak karena air hujan masuk di bahu jalan.

Selain itu, mereka juga menyusun batu-batu yang sudah terbongkar di tengah jalan akibat terkikis air hujan sebelumnya.

“Mengapa harus orang muda yang peduli dengan kondisi lingkungan sekitar termasuk jalan raya? Kalau bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Orang muda adalah corong masyarakat untuk membawa perubahan. Kita adalah agen perubahan. Kita harus semangat dan terus semangat untuk tetap peduli dengan kenyataan yang ada di sekitar. Semoga semangat persaudaraan kita tetap erat ke depannya,” ujar Van.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleCagub Gila, Penaklut Laut
Next Article Soal Penembakan Warga Sipil di Ruteng, Ini Tanggapan TPDI

Related Posts

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Manggarai Timur Dirikan 22 Dapur Umum untuk Korban Gempa Flores

18 Agustus 2026
Terkini

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

Kisah Sepuluh Warga Selamat Sebelum Rumah Roboh saat Gempa Mengguncang Manggarai

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.