Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Optimalkan Pelayanan, RSUD Atambua Gandeng Sejumlah Pihak
KESEHATAN

Optimalkan Pelayanan, RSUD Atambua Gandeng Sejumlah Pihak

By Redaksi4 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Direktris RSUD Atambua, dr. Ansila Muti (Foto: Marcel Manek/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD-Atambua terus melakukan inovasi untuk mengoptimalkan pelayanan bagi masyarakat perbatasan, baik di Kabupaten Belu, Malaka, maupun TTU.

Demikian disampaikan Direktris RSUD Atambua, dr. Ansila Muti kepada awak media ketika ditemui di sela-sela kegiatan temu stakeholder di aula lantai 2 RSUD Atambua, Rabu (04/04/2018).

Temu stakeholder yang melibatkan tenaga kesehatan, BPJS, Dinas Kesehatan, tokoh masyarakat dan pengunjung pasien di RSUD Atambua bertujuan untuk menggali dan mengumpulkan informasi dan bahan masukan dari semua pihak agar memperbaiki sistem pelayanan di RSUD Atambua.

Ansila menjelaskan, selain untuk memperbaiki pelayanan, temu stakeholder merupakan penjabaran dari tugas dan tanggungjawab direktur sebagai penyelenggaran kegiatan BLUD.

Dalam temu stakeholder kali ini, Dirut Ansila menjelaskan, pembahasaan difokuskan pada persoalan pengunjung pasien sebagai inovasi dan proyek perubahan. Hal ini oleh pihak RSUD merupakan salah satu faktor yang selama ini menyebabkan pelayanan tidak optimal.

“Sebagai penyedia layanan publik, kami harus terus berinovasi karena bagi kami, pelayanan bagi pasien adalah pelayanan yang komprehensif,” jelas Ansila.

Dilanjutkanya bahwa temu stakeholder merupakan bagian dari proses akreditasi RSUD Atambua.

Pangunjung pasien seperti yang disampaikan merupakan kebijakan lokal RSUD Atambua yang didesign agar tercipta suasana rumah sakit yang ramah. Sehingga, cita-cita RSUD Atambua sebagai green hospital bisa terwujud.

“Pengunjung pasien, baik orang sakit maupun keluarga pasien harus kita tata, baik waktu kunjung maupun hal-hal lain yang mengatur agar pengunjung pasien selain tidak mengganggu pelayanan juga mereka harus nyaman selama berada di RSUD Atambua,” tutur Ansila.

Dia menambahkan, temu stakeholder yang dilakukan juga merupakan bagian dari terjemahan kegiatan PIM III yang baru selesai diikutinya pada pekan kemarin di Kupang.

Terpisah, Wakil Bupati Belu Ose Luan dalam arahannya menyampaikan bahwa inovasi yang dilakukan pihak RSUD Atambua merupakan proyek perubahan yang perlu dilakukan secara serius agar mengurangi berbagai penilaian minor bagi RSUD.

“Pengunjung itu bagian dari pelayanan. Apa yang disampaikan ibu direktur harus dilaksanakan karena hal ini menjadi penilaian tersendiri,” ungkap Ose.

Ose mengatakan dirinya sangat mengapresiasi inovasi proyek perubahan yang dilakukan pihak RSUD Atambua.

 

Penulis: Marcel Manek
Editor: Adrianus Aba

Belu
Previous ArticleTanya Soal Penembakan Warga Karot, PMKRI Menyambangi Polres Manggarai
Next Article KPK Harus Periksa Menteri Perdagangan

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

Kisah Sepuluh Warga Selamat Sebelum Rumah Roboh saat Gempa Mengguncang Manggarai

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.