Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Terkait Korupsi, Paket Merpati Sebut Perlu Revolusi Mental Pejabat
NTT NEWS

Terkait Korupsi, Paket Merpati Sebut Perlu Revolusi Mental Pejabat

By Redaksi8 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para pendukung Paket Merpati mengacungkan salam dua jari saat debat publik calon bupati dan wakil bupati Matim di lapangan SMAK Pancasila Borong (Foto: Flores Editorial)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Debat publik tahap I calon bupati dan wakil bupati Manggarai Timur sudah berlangsung di lapangan sepak bola SMAK Pancasila Borong, Jumat (06/04/2018).

Saat debat yang dimoderasi oleh presenter TV One Bergita Manohara itu, salah satu panelis menanyakan inovasi pasangan Marselis Sarimin dan Paskalis Sirajudin (Paket Merpati) dalam memerangi korupsi. Menurut panelis, penyakit korupsi hingga kini sudah membudaya dan sistemik.

Menanggapi pertanyaan tersebut, calon wakil bupati Paket Merpati Paskalis Sirajudin menjelaskan, korupsi dipicu oleh karena masalah mental. Sebab itu, dalam memeranginya perlu pemberdayaan atau revolusi mental bagi para pejabat birokrasi.

Paskalis mengatakan, korupsi itu terjadi karena mental korup yang ada dalam diri pejabat itu sendiri.

“Untuk memerangi korupsi di lingkup birokrasi, maka perlu revolusi mental pejabat birokrasi itu,” tegas Paskalis.

Menurut mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Manggarai Timur itu, birokrasi yang bagus harus mematuhi norma hukum, budaya, dan agama.

“Agama itu mengajarkan kita neka tako (jangan mencuri). Itu sebenarnya, kalau orang sudah taat pada agama, bisa saja hukum bisa direkayasa, budaya bisa direkayasa untuk memperoleh keuntungan pribadi,” ujar Paskalis.

Senada dengan Paskalis, calon bupati Paket Merpati Marselis Sarimin menyatakan dengan tegas siap melawan korupsi di Kabupaten Manggarai Timur.

Baca: “Salam 2 Jari, Pilih Merpati untuk Manggarai Timur Jaya”

Solusi lain kata dia, dilakukan dengan cara menempatkan orang yang tepat pada jabatan yang tepat. Kalau orang bekerja sesuai keahlian dan kemampuannya, pasti dia akan produktif dan membawa perubahan pada tugas dan pelayaanannya.

“Mari lawan korupsi. Tidak boleh lagi ada pejabat daerah ini yang masuk penjara karena salah administrasi dan salah mengelola keuangan daerah. Kita akan menciptakan birokrasi yang bersih. Menuntun kita pada jalan yang benar,” tegas Marselis.

 

Penulis: Nansianus Taris

Manggarai Timur
Previous ArticleParoki Kumba Gelar Pembekalan Dewan Pastoral dan Keuangan
Next Article Ditanya Soal Warganya yang Jadi TKW ke Jakarta, Kades Compang Laho Cuek

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.