Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»HPI Mabar Kecam Oknum yang Memancing Binatang Komodo
HEADLINE

HPI Mabar Kecam Oknum yang Memancing Binatang Komodo

By Redaksi9 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Komodo (Foto: The Sun)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Cabang Manggarai Barat (Mabar) mengecam ulah oknum tour guide dive dan tamu yang memancing binatang raksasa komodo.

Kecaman HPI tersebut menyusul adanya video yang sudah viral di media sosial (Medsos) selama sepekan terakhir.

Video tersebut berisi tentang oknum tour guide dive dan tamu di sebuah kapal trip dive melakukan feeding atau memberi makan salah satu binatang komodo dengan cara memancingnya ke laut.

Akibatnya, kadal raksasa itu terpaksa harus berenang di laut untuk mendapatkan pancingan dari tour guide dive dan tamu tersebut.

HPI Mabar menyebut lokus memancing komodo terjadi di Nusa kode sebelah selatan Pulau Rinca Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK).

“Pelaku atau oknum yang ada dalam video tersebut bukan tour guide di bawah naungan DPC HPI Kabupaten Mabar,” ujar Ketua DPC HPI Cabang Mabar, Sebastian Tandang dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Senin (09/04/2018).

Sebastian menyatakan, HPI Mabar mendorong BTNK segera mengusut tuntas oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut sesuai aturan dan standard operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

HPI Mabar sendiri juga kata dia, mendorong BTNK segera melakukan penertiban legalitas dari tour guide dan boat trip yang beraktivitas di TNK.

“Mendukung dan mendorong Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat agar segera melakukan legalitas tour guide, tour agent, asosiasi boat wisata dan dive, yang masuk dan beraktivitas di destinasi wisata Manggarai Barat,” tukas Sebastian.

Selain mendorong BTNK dan Pemkab Mabar, Sebastian juga mengimbau kepada Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) atau mitra lainnya agar dalam melakukan tour guide handling request wajib menggunakan tour guide yang legal.

 

Penulis: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai Manggarai Barat
Previous ArticleFerdy Meninggal, Pelayanan Publik di Manggarai Dinilai Buruk
Next Article Harga Cabai di Sikka Makin Pedis

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.