Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Almamater Syuradikara Ende dalam Balutan Rindu Alumni di Ruteng
NTT NEWS

Almamater Syuradikara Ende dalam Balutan Rindu Alumni di Ruteng

By Redaksi20 April 20183 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
IAS Manggarai dan rombongan civitas SMAK Syuradikara Ende pose bersama di Aula Efata Ruteng (Foto: Dok. IAS)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Masa di mana masih mengenakan seragam putih abu-abu saat duduk di bangku SMAK Syuradikara Ende, rupanya belum terhempas dari ingatan para alumninya yang berdomisili di Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai.

Kisah-kisah almamater Syuradikara seakan selalu menemani perjalanan hidup para alumni, kendati sudah sekian lama meninggalkan sekolah itu.

Balutan rindu lembaga pendidikan yang telah berjasa itu membuat para alumni di Ruteng membentuk Ikatan Alumni Syuradikara (IAS) Manggarai.

Kerinduan IAS akan almamaternya tampak terlihat saat mereka menyambut rombongan  SMAK Syuradikara Ende di Aula Efata Ruteng, Sabtu, 14 April 2018 lalu.

IAS, barisan orang tua dan muda-mudi  mulai Sabtu pagi berkumpul bersama di halaman parkir aula yang beralamat di jalan Jendral Ahmad Yani Kota Ruteng itu.

Hari sangat bersahabat, mereka mengenakan busana adat Manggarai  menanti kedatangan rombongan pembina dan  223 siswa-siswi SMAK Syuradikara Ende.

Setelah beberapa jam menunggu, rombongan civitas Syuradikara pun tiba Sabtu siang dari Kota Pancasila.

Rombongan ini seyogyanya hendak menuju ke Labuan Bajo untuk mengadakan pentas seni
“Teater Evergrande” bertemakan Polemik  Human Trafficking (perdagangan manusia)  yang marak terjadi di NTT akhir-akhir ini.

Namun, atas kesediaan pihak sekolah rombongan pun singgah sejenak dan berkumpul  bersama IAS di Ruteng.

Perjumpaan ini dikabarkan merupakan bentuk ucapan selamat bertemu dari IAS Manggarai kepada rombongan yang masih akan melanjutkan  perjalanan ke kota Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat.

Dalam balutan acara yang cukup sederhana, yakni  coffee break dan santap siang, IAS Manggarai melepaskan kerinduan untuk lembaga SMAK Syuradikara Ende.

Mereka kemudian bersama-sama menyanyikan  lagu-lagu hymne dan mars Syuradikara. IAS dan rombongan juga melantunkan lagu Mars Santu Mikhael sebagai pelindung sekolah tersebut.

Mensi Do, perwakilan dari IAS Manggarai dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan bertemu kepada rombongan SMAK Syuradikara.

“Kami sangat senang, bukan karena kebetulan, namun rencana Tuhanlah maka kita dapat bertemu di Ruteng. Bertemu dengan para pendidik kami dulu  yang hingga kini masih mengabdi untuk Almamater tercinta, SMAK Syuradikara. Luar biasa!,” ujar Mensi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Manggarai itu, dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Jumat (20/04/2018).

Mensi juga mengucapkan selamat melanjutkan perjalanan ke Labuan Bajo, kota di ujung barat Pulau Flores itu kepada rombongan.

Baca: Antara Seni dan Misi Kemanusiaan, Siswa SMAK Syuradikara Ende Pentas Teater “Tungku Haram” di Labuan Bajo

“Semoga SMAK Syuradikara semakin maju seperti sebuah  “Segitiga Emas”, terdiri dari pihak sekolah, orang tua murid dan ikatan alumni, di mana  semua pihak ikut terlibat dalam menjaga dan meningkatkan kualitas lembaga pendidikan demi Syuradikara ‘Pencipta Pahlawan Utama” yang lebih maju dan berkulitas,” katanya.

Pastor, Johan Wadu, SVD, perwakilan dari SMAK Syuradikara Ende dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada IAS Manggarai  karena telah menerima  rombongan dengan begitu hangat.

“Kami mengharapkan jajaran alumni turut  mendoakan dan mendukung perjalanan ke panjang sampai di Labuan Bajo, seterusnya dapat mendoakan dan mendukung anak-anak didik pula demi masa depan mereka yang lebih cerah,” katanya.

Penulis: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleCapa Resort Dorong Masyarakat Kojadoi Budi Daya Rumput Laut
Next Article Selama 7 Bulan, Guru SMPN SATAP Riangpuho Tidak Terima Honor

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.