Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Simpatik pada BKH, Ini Harapan Nelayan Krokowolon kepada Harmoni
NTT NEWS

Simpatik pada BKH, Ini Harapan Nelayan Krokowolon kepada Harmoni

By Redaksi20 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Taharudin sedang menjemur ikan halus hasil tangkapannya (Foto: Are de Peskim)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Nelayan Krokowolon, Desa Waira, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka menyatakan bersimpati pada calon gubernur NTT dari paket Harmoni, Beny Kabur Harman (BKH).

Salah satu nelayan yang ditemui VoxNtt.com, Taharudin berharap pasangan Benny K Harman dan Benny A Litelnoni (Paket Harmoni) dapat memperhatikan nasib nelayan kecil bila terpilih memimpin NTT lima tahun ke depan.

Pria 33 tahun yang akrab disapa Tahar ini sudah mendukung BKH sejak Pilgub 2013 lalu.

“2008 itu kan BKH tidak bisa lolos. Kalau 2013 BKH-Nope juga saya sudah dukung,” terangnya saat ditemui di kediamannya, Rabu (18/04/2018).

Dirinya mengaku tidak sendirian. Nelayan dan masyarakat pesisir di sekitar tempat tinggalnya adalah pendukung Harmoni.

Terkait kebutuhan nelayan, Tahar menekankan pentingnya perlindungan terhadap profesi yang bekerja mencari ikan di laut itu.

“Kalau di laut bisa saja ada kecelakaan, perahu rusak atau tenggelam. Kami dengar ada asuransi untuk nelayan tetapi kami belum dapat,” ungkapnya.

Selain itu, banyak juga nelayan yang kesulitan peralatan. Ada bantuan dari pemerintah namun tidak tepat sasaran.

“Ada yang melaut serabutan didata sebagai nelayan sementara kami yang setiap hari melaut dan menyandarkan hidup sebagai nelayan tidak terdata. Akibatnya banyak bantuan tidak tepat sasaran,” tandas Tahar.

Menurut pria yang juga mahir membuat perahu tersebut, hal terpenting yang dibutuhkan nelayan adalah perahu dan alat tangkap.

Namun, akan lebih bagus lagi bila perempuan-perempuan nelayan juga difasilitasi pelatihan mengolah hasil laut menjadi aneka makanan dan subsidi modal untuk usaha.

 

Penulis: Are de Peskim
Editor: Adrianus Aba

Sikka
Previous ArticleOm Alex dan Pesan Cinta dari Gerbang Pasar Tingkat Maumere
Next Article Capa Resort Dorong Masyarakat Kojadoi Budi Daya Rumput Laut

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.