Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Nelayan Komodo Menaruh Harap kepada BKH
Pilkada

Nelayan Komodo Menaruh Harap kepada BKH

By Redaksi22 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
BKH dan Rombongan
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Calon Gubernur NTT, Benny K. Harman menjalani kampanye jilid 3 di Kabupaten Manggarai Barat pada Minggu, (22/04/2018).

Di sana Cagub yang berpasangan dengan calon wakil gubernur, Benny A. Litelnoni ini menemui kelompok nelayan di  Kecamatan Komodo. BKH menyapa langsung dan berdialog dengan masyarakat (nelayan) yang sedang sibuk menjemur ikan lure.

Dalam dialog itu BKH diceritakan kebiasaan para nelayan, di mana antara suami dan istri mempunyai tugas masing-masing.

Adapun tugas itu yakni, para suami menangkap ikan di laut, paginya para istri menjemur ikan itu untuk kemudian dijual ke kota Labuan Bajo, ibu kota kabupaten Manggarai Barat.

Ikan Lure

“Kami di sini musim iklan lure pak. Malamnya kami melaut dan pagi kami istirahat sambil menjemur ikan tangkapan,” ungkap nelayan bernama Rustan.

Rustan menceritakan penghasilan mereka dari tangkapan ikan lure terbilang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Satu kilo gram ikan lure dijual senilai 30 ribu rupiah.

Sementara hasil tangkapannya semalam bisa mencapai 200 kg ikan. Itu artinya setiap hari kalau semua ikannya laku Rustan bisa meraup Rp.600 ribu.

Namun di balik potensi laut yang menjanjikan ini terungkap keluhan yang cukup mendasar dari warga lain.

Syahruddin dan Maskum, dari pulau Seraya misalnya mengeluhkan listrik PLN yang hingga kini belum menjangkau desa mereka.

Selain itu mereka juga mengeluhkan modal usaha khususnya untuk mendapatkan perahu motor guna menangkap ikan yang lebih banyak.

Menjawabi semua keluhan itu BKH menegaskan jika dirinya terpilih dia bersama wakilnya Benny Litelnoni akan serius menjalankan program “Desa Menyala” termasuk di pulau-pulau di sekitar Labuan Bajo.

Selain listrik masuk desa, program unggulan paket Harmoni ini juga mengusahakan jaringan telekomunikasi.

“Pengembangan PLN antar pulau ini sangat mungkin dilakukan jika jaringan listrik itu dipasang di dasar laut. Kabelnya itu sangat bisa ditanam di dasar laut seperti di Cina dan Jepang” jelas BKH.

Soal ikan lure yang tingkat produksinya cukup tinggi di daerah ini. Cagub BKH akan menyediakan pengolahan ikan yang lebih modern jika dirinya terpilih.

“Produksi ikan di daerah ini cukup bukan hanya ikan mentah tapi juga untuk produksi tepung ikan. Selain untuk manusia, tepung ikan khusus untuk pakan ternak juga bisa diolah asalkan kita punya kuasa menggunakan anggaran negara.” ungkap BKH.

Usai dari Kecamatan Komodo, BKH dan rombongan melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Boleng. Di sini, BKH blusukan ke rumah-rumah warga dan berdialog dengan tokoh masyarakat setempat.

Penulis: Irvan K

Previous ArticleMeski Larut Malam, Warga Kampung Pau Antusias Ikut Kampanye Paket Nera
Next Article Mantan Presiden Mahasiswa Uniflor Resmi Serah Syarat Dukungan Calon DPD RI

Related Posts

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

PMKRI Ruteng Datangi Bawaslu Manggarai, Soroti Politik Uang hingga Hak Pilih Disabilitas

13 Februari 2026
Terkini

Hujan Lebat Picu Jalan Nasional Ruteng–Reo Retak dan Nyaris Putus

8 Maret 2026

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.