Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Wabup TTU Sebut Banyak Pemdes Belum Paham RPJMD
Regional NTT

Wabup TTU Sebut Banyak Pemdes Belum Paham RPJMD

By Redaksi24 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil bupati TTU, Aloysius Kobes, S.Sos (depan bagian tengah) sementara memberikan arahan saat kunker di Desa Tes
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Wakil Bupati TTU, Aloysius Kobes menggelar kunjungan kerja ke Desa Tes Mecamatan Bikomi Utara, Selasa (24/04/2018).

Pantauan VoxNtt.com, Camat Bikomi Utara Simon Monemnasi, para kepala desa dan aparat, serta BPD dari 9 desa yang tersebar di wilayah yang berbatasan langsung dengan distrik Oekusi Republica Democratia de Timor Leste tersebut turut menghadiri pertemuan di Kantor Desa.

Selain itu tampak hadir juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU dr. Zakarias Fernandes dan perwakilan dari beberapa dinas terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Dinas Pendidikan.

Wabup Kobes dalam kesempatan pertemuan tersebut menyatakan hingga saat ini masih banyak pemerintah di tingkat desa yang belum memahami terkait rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) yang dicanangkan oleh pemerintah TTU.

Kobes beralasan, banyak rancangan anggaran pembangunan desa (RAPBDES) yang tidak sinkron dengan program yang tertuang dalam RPJMD TTU.

“Di dalam RAPBDES lebih banyak hanya untuk pembangunan jalan dibanding pengembangan beberapa komoditi seperti kacang atau jagung seperti yang tertuang dalam RPJMD, ini karena banyak kita belum paham soal RPJMD,” tutur Wakil Bupati TTU dua periode tersebut.

Kobes menjelaskan, di dalam RPJMD tertuang beberapa produk unggulan.

Itu diantaranya pengembangan kacang tanah, jagung, bawang putih, garam dan sapi.

Selain itu, dalam RPJMD juga tertuang beberapa program unggulan dalam bidang pertanian, peternakan, kesehatan dan pendidikan yang jika dijalankan dengan benar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sehingga ia menegaskan ke depannya RAPBDES harus sinkron dengan dengan RPJMD TTU. Sehingga pembangunan daerah TTU bisa semakin berkembang bagus ke depannya.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Adrianus Aba

TTU
Previous ArticleBerkas Lima Tersangka Kasus PLTS Belum Diperbaiki Penyidik Polres Ngada
Next Article Soal Kematian Ferdy Taruk, Polisi Masih Menunggu Hasil Labfor

Related Posts

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.