Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tiga Dojo Taekwondo di Matim Ikut Ujian Kenaikan Tingkat Perdana
Regional NTT

Tiga Dojo Taekwondo di Matim Ikut Ujian Kenaikan Tingkat Perdana

By Redaksi2 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Peserta UKT taekwondo pose bersama di aula SMP Mukun (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Tiga dojo olahraga taekwondo di Kabupaten Manggarai Timur mengikuti ujian kenaikan tingkat (UKT) perdana di aula SMP Pancasila Mukun, Desa Golo Meni, Kecamatan Kota Komba, Selasa 29 April lalu.

UKT ini diikuti oleh 55 orang peserta dari tiga dojo. Ketiga dojo tersebut masing-masing, dojo Wano, Jong, dan Borong. UKT perdana adalah ujian kenaikan sabuk, dari putih ke kuning.

“Kami sangat mendukung dan memberikan motivasi yang bagus kepada anak-anak dan mari kita dukung bersama demi meningkatkan mental anak-anak generasi penerus Manggarai Timur agar sehat fisiknya, mentalnya kuat. Mereka sudah setahun melaksanakan latihan dan baru kali ini melaksanakan UKT,” kata Marten Durvan, salah satu pelatih olahraga beladiri taekwondo di Matim dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Rabu (02/05/2018).

Dia berharap dengan adanya olahraga beladiri taekwondo di Matim mental anak-anak semakin bagus.

Pelatih lain, Celin Sarong mengaku sangat mendukung kegiatan UKT tersebut demi meningkatkan mental anak muda Manggarai Timur ke arah yang lebih baik.

“Saya sebagai pelatih taekwondo di Matim, dengan beberapa teman pelatih ingin mengembangkan ilmu sekaligus mendidik dan membina mental kaum muda, khususnya pelajar agar mereka bisa mencapai prestasi dalam bidang olahraga khusus beladiri taekwondo dalam mengharumkan nama Matim ke depan. Kami dari para pelatih berharap agar pemerintah bisa mendukung dalam memajukan organisasi taekwondo Matim,” ujar Celin Sarong.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleBank NTT Beri Dana CSR Sebesar Rp 143 Juta ke Pemkab TTU
Next Article Dilan Yogya Bahas Masalah Human Trafficking

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.