Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Di Desa Golo Tolang, Tiang Listrik Sudah Diturunkan Tapi Diangkut Kembali
Ekbis

Di Desa Golo Tolang, Tiang Listrik Sudah Diturunkan Tapi Diangkut Kembali

By Redaksi4 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi tiang listrik
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Warga di sekitar Kampung Kedeng hingga Watu Ata, Desa Golo Tolang, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur sempat bernafas lega.

Saat beberapa waktu yang lalu petugas PLN mengedrop tiang listrik di antara dua kampung itu, warga sempat mengucapkan selamat tinggal untuk gulita.

Aktivitasnya setiap kali mentari terbenam, menyiapkan lampu pelita untuk menerangi malam tak lama lagi hilang. Sebab warga memikirkan akan bebas dari cengkraman penderitaan gelap gulita tanpa listrik.

Sayangnya, harapan warga tersebut tidak berbuntut mulus. Betapa tidak, tiang yang sempat diturunkan di Kampung Kedeng sampai Watu Ata diangkut kembali.

“Tidak lama kemudian mereka angkut kembali, entah mereka mau bawa ke mana kami tidak tahu,” ujar Kepala Desa Golo Tolang, Fabianus Tangging saat dihubungi VoxNtt.com, Jumat (04/05/2018).

Saat diangkut kembali tiang-tiang listrik itu tanpa diketahui oleh Pemerintah Desa Golo Tolang.

Kades Fabianus sendiri mengaku kesal dengan tindakan PLN yang mengangkut kembali tiang-tiang listrik tersebut tanpa alasan yang jelas kepada warga setempat.

Fabianus menambahkan, di atas lahan milik warga Kampung Watu Ata ditanam tiang listrik dari Borong menuju Mbata. Parahnya, warga di kampung tersebut malah tidak menikmati listrik milik PLN.

“Sementara mereka punya tanaman dipotong. Mereka juga tidak nikmat itu, lalu pasang di Kampung Ketang dan mereka yang di Watu Ata tidak dapat (listrik),” aku Kades Fabianus.

Sementara itu, Kepala PLN Rayon Ruteng I Made Dhanu Wijaya menjelaskan, pengendropan tiang listrik di Kampung Kedeng hingga Watu Ata itu adalah karena kesalahan dari vendor pelaksana atau supplier, sehingga terpaksa diangkut kembali.

“Untuk informasi tersebut saya sudah croscheck dengan teman-teman di unit dan area bahwa jaringan tersebut merupakan lisdes (listrik desa) tahun 2015 dan pengendropan yang ada adalah karena kesalahan vendor sehingga diangkut kembali,” ujar Dhanu saat dikonfirmasi VoxNtt.com, Jumat pagi.

Dia menegaskan, belum ada kegiatan penggalian tiang atau penebangan pohon ke jalur desa di Kampung Kedeng hingga Watu Ata tersebut, namun murni hanya karena kesalahan pengendropan.

Sedangkan untuk desa yang belum terlayani jaringan listrik PLN, lanjut Dhanus, petugas Borong/Lembur sudah melakukan survey dan gambar.

Survey dan gambar tersebut kemudian diteruskan ke PLN Area Ende untuk ditindaklanjuti.

“Untuk realisasi survey dan gambar tersebut, kita menunggu informasi dari (PLN) Area. Jadi penurunan tiang tersebut bukan dibatalkan, namun murni kesalahan pengendropan material dari vendor pelaksana,” katanya.

 

Penulis: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleProyek Pembangunan RKB di SMPN SATAP Riangpuho Flotim Diduga Bermasalah
Next Article Kerusakan Jalan Watu Ci’e-Deno Akan Diperbaiki

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.